Dana Desa Menguap, Bumdes Desa Mampun Baru Bangkrut dan Tak Berpenghuni

- Publisher

Kamis, 18 September 2025 - 07:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA,Merangin – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Multi Jaya di Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jambi, kini bak bangunan tak berpenghuni. Usaha yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi desa itu justru mati suri dan menuai tanda tanya besar: ke mana perginya dana desa yang dikucurkan untuk membiayai usaha tersebut?

Berdasarkan penelusuran di lapangan, Bumdes Multi Jaya yang semula bergerak di bidang warung serba ada (Waserda) kini tutup total. Salah satu warga Mampun Baru, sebut saja G, mengungkapkan kepada media ini bahwa usaha desa tersebut hancur akibat buruknya tata kelola dan lemahnya pengawasan.

BACA JUGA :  Polemik Video Gudang Beras, KWIP Merangin Ingatkan Pimpinan Bulog agar Menghargai Kerja Jurnalistik

“Dulu toko Bumdes itu ramai, tapi sekarang sudah mati suri. Informasinya, banyak pejabat atau perangkat desa yang ambil barang di situ dengan cara ngebon, tapi tidak dibayar. Akhirnya modal habis, tidak bisa lagi untuk belanja,” bebernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, warga juga menduga ada keterlibatan oknum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pusaran masalah yang membuat Bumdes itu bangkrut. Dugaan praktik kolusi ini mempertegas adanya persoalan serius dalam pengelolaan dana desa yang semestinya menjadi sarana peningkatan ekonomi warga.

BACA JUGA :  Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Mampun Baru, Sarman, belum memberikan keterangan resmi terkait mandeknya Bumdes tersebut. Padahal, sebagai pucuk pimpinan desa, ia semestinya mengetahui sekaligus bertanggung jawab atas jalannya roda usaha yang dibiayai oleh dana desa.

Fenomena matinya Bumdes Mampun Baru ini menambah daftar panjang kegagalan Bumdes di Kabupaten Merangin. Banyak Bumdes lain bernasib sama: hanya semarak di awal, namun kemudian tersungkur dan mati suri. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan dana desa oleh pengurus maupun oknum perangkat desa.

BACA JUGA :  1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Publik menuntut agar aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Jika benar terjadi penyalahgunaan atau bahkan praktik korupsi, maka para pengurus Bumdes wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi cermin betapa lemahnya pengawasan dana desa di daerah. Dana yang berasal dari APBN seharusnya dikelola secara transparan dan tepat sasaran, bukan malah dijadikan bancakan segelintir pihak. Jika aparat hukum tidak tegas, bukan tidak mungkin kasus serupa akan terus berulang dan rakyat kecil lagi-lagi menjadi pihak yang dirugikan.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
Berita ini 446 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:31 WIB

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp