lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Belanja Ilmu Dengan Window Shopping

Oleh: Widi Hastuti, S.Pd., M.Si, Pengawas Madya Jenjang MA di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul

- Publisher

Sabtu, 29 April 2023 - 03:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA – Model pembelajaran adalah perencanaan yang dilakukan oleh seorang guru dalam mengantisipasi tindakan kelas yang akan dilakukan dalam proses KBM. Pemilihan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi ajar yang akan disampaikan akan sangat membantu dalam proses pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Model pembelajaran window shopping ini dikhususkan dalam mata pelajaran PPKN. Karena tingkat kesesuaian dengan bahan ajar yang ada sudah sangat baik dan dirasa akan sangat efisien jika model pembelajaran ini dilakukan dengan pemilihan materi ajar yang tepat. Walaupun pada dasarnya model ini sama dengan model kooperatif jigsaw tentu seorang guru yang mempunyai pemahaman tentang model-model pembelajaran akan lebih cermat dalam memilih model pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa dalam memahami materi ajarnya.

Diskusi kelompok sesuai tema yang diberikan guru
Diskusi kelompok sesuai tema yang diberikan guru

Masalah utama yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana guru menngunakan metode, model dan media yang dapat membangkitkan keberanian siswa dalam bertanya, berpendapat dan menanggapi sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal serta dapat mengungkapkan ranah afektif. Cara yang digunakan agar siswa memiliki keberanian bertanya, berpendapat, dan menanggapi serta guru dapat memiliki alat ukur yang jelas dalam penilaian afektif dalam pembelajaran PPKN, digunakan Window Shopping.

BACA JUGA :  Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Window Shopping adalah model pembelajaran berbasis kerja kelompok dengan melakukan berbelanja keliling melihat-lihat hasil karya kelompok lain untuk menambah wawasannya. Siswa dapat berbelanja secara aktif dan dinamis dengan memajang hasil karya secara kreatif. Satu orang dari masing-masing kelompok menjaga hasil karya mereka (menjaga stand/ toko). Anggota kelompok lainnya mengunjungi stand untuk melihat hasil karya kelompok lainnya (berbelanja) dengan memberi komentar dan penilaian sehingga setiap peserta dalam kelompok dapat memicu kreativitasnya.

Siswa membuat papan sketsa sesuai ide kelompok
Siswa membuat papan sketsa sesuai ide kelompok

Pembelajaran seperti ini dapat menimbulkan situasi yang menyenangkan, tetapi tetap efektif sesuai tujuan pembelajaran yang dicapai. Keunikan yang terdapat dalam model pembelajaran ini peserta tidak hanya melihat-lihat hasil pekerjaan kelompok lain tetapi juga mencatat hasil pekerjaan tersebut untuk saling berbagi dengan anggota kelompoknya. Sehingga setiap anggota atau kelompok tamu yang berkunjung juga berbelanja ilmu atau mendapatkan ilmu untuk oleh-oleh anggota lainnya khususnya anggota yang bertugas sebagai “penjaga stand/ toko”. Guru mengamati, memberi penekanan dan umpan balik, diakhiri dengan tes.

Keunggulan window shopping adalah: adanya tutor sebaya, menjadi daya tarik peserta untuk berperan lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan meringankan peran guru karena tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar, adanya kelompok tamu menjadi keunikan tersendiri karena perannya tidak hanya berkunjung melihat-lihat hasil pekerjaan kelompok lain tetapi juga mencatat hasil pekerjaan tersebut untuk dibagi (sharing) kepada anggota di kelompoknya, siswa berkemampuan tinggi dapat membantu siswa lainnya yang berkemampuan kurang dalam menyelesaikan tugas dan memahami konsep, serta makin tinggi antusiasme semakin tinggi pula ketertarikan dan keinginan untuk terlibat dalam pembelajaran, terlihat dari cara siswa menjelaskan hasil kerja kelompoknya kepada siswa yang bertanya.

BACA JUGA :  Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah
Siswa menempelkan hasil materi diskusi kelompok di dinding, kemudian siswa lainnya bergiliran mengunjungi stand kelompok lain

Siswa menempelkan hasil materi diskusi kelompok di dinding, kemudian siswa lainnya bergiliran mengunjungi stand kelompok lain

Kelemahan window shopping adalah kadang kehabisan waktu jika proses belajar, anak enjoy dan bertanya,mengkritisi dan menanggapi kelompok lain terus-menerus. Selain itu juga apabila pas membuat display, kadang waktunya tersita, sementara baru keliling ke stand lain waktunya habis.

Manfaat model Pembelajaran window shopping: menumbuhkan kemampuan bertanya, berpendapat, menanggapi dalam proses pembelajaran PPKN, meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pemahaman materi PPKN, meningkatkan hasil belajar siswa melalui Window Shopping dan meningkatkan motivasi belajar siswa.

Berita Terkait

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi
Wartawan Wajib Taat Pasal 1 KEJ: Independen dan Tanpa Itikad Buruk
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah
Berita ini 960 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Senin, 28 September 2026 - 21:43 WIB

Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 24 September 2026 - 10:18 WIB

Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi

Senin, 21 September 2026 - 22:38 WIB

Wartawan Wajib Taat Pasal 1 KEJ: Independen dan Tanpa Itikad Buruk

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/