lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Aktivitas Tambang Emas Lubang Jarum Diduga Milik Sadlan di Lubuk Beringin Jadi Sorotan Publik

- Publisher

Sabtu, 22 November 2025 - 15:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penambangan emas ilegal jenis lubang jarum di Sungai Layang tepatnya Desa Lubuk Beringin, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, kegiatan tambang tanpa izin tersebut diduga kuat milik seorang warga Pasar Muara Siau bernama Sadlan.

Menurut keterangan warga setempat, aktivitas tambang lubang jarum itu sudah berlangsung cukup lama. “Ya, itu ada tambang emas lubang jarum di Desa Lubuk Beringin. Pemiliknya warga Pasar Muara Siau, namanya Sadlan,” ungkap salah seorang warga kepada media ini.

BACA JUGA :  Upah Rp10 Juta Belum Dibayar 8 Bulan, Pekerja Proyek RSUD Mayjen H.A. Thalib Minta Kepastian

Masyarakat menilai kondisi ini sangat memprihatinkan karena penambangan model lubang jarum dikenal memiliki risiko tinggi dan telah memakan banyak korban jiwa di berbagai wilayah Merangin. Warga pun mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak praktik tambang yang jelas-jelas membahayakan keselamatan umum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang kita lihat, apakah aparat penegak hukum berani turun ke lokasi untuk melakukan razia. Karena tambang seperti itu sangat membahayakan nyawa. Sudah banyak korban tertimbun lubang jarum di Merangin ini,” ujar warga lainnya.

BACA JUGA :  Kebakaran Lahan di Desa Pamangka Dipadamkan

Tak hanya soal tambang emas ilegal, Sadlan juga disebut-sebut memiliki usaha lain berupa penjualan gas melon atau elpiji 3 kg. Gas tersebut disebut warga berasal dari Desa Sekancing. Namun, legalitas usaha elpiji tersebut juga dipertanyakan oleh masyarakat.

“Selain punya tambang lubang jarum, Sadlan juga menjual gas elpiji 3 kg. Kami juga meragukan izin usaha gas itu, apakah resmi atau tidak,” tambah warga.

BACA JUGA :  Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Atas berbagai temuan dan dugaan tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum—baik kepolisian, kejaksaan, maupun instansi terkait lainnya—untuk melakukan kroscek ke lapangan. Jika dugaan itu terbukti, warga berharap pelaku diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai aktivitas tambang maupun usaha elpiji yang dikaitkan dengan Sadlan.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi
Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani
Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Gereja Paroki Idakebo Diresmikan, Uskup Timika dan Bupati Dogiyai Teken Prasasti
Uskup Timika Resmikan Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo
Berita ini 251 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/