Aksi Mencekam di Jalan Poros Jeneponto, Kreator Konten Bantaeng Dicegat Pria Bersajam

- Publisher

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id | Jeneponto– Seorang konten kreator asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Mammy Badar, mengaku mengalami penghadangan oleh pria tak dikenal membawa senjata tajam di Jalan Poros Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Minggu malam 17 Mei 2026.

 

Peristiwa itu terjadi saat Mammy bersama anak dan sopirnya dalam perjalanan dari arah Makassar menuju Bantaeng usai mengantar ikan colek dagangan onlinenya

 

Mammy mengaku, pelaku beberapa kali menghadang kendaraan mereka di tengah jalan menggunakan sepeda motor matic.”Saya sementara baring-baring dan tidak bisa tidur karena sudah minum kopi strong. Saya dihadang beberapa kali, pelaku di pinggir jalan stand by, saya tidak berani buka kaca,” ujarnya kepada Awak Media, Senin 18 Mei 2026.

BACA JUGA :  Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan

 

Menurutnya, pelaku terus mengejar mobil yang ditumpanginya dan meminta mereka berhenti.

 

Kita dikejar terus dan disuruh berhenti, setelah kita disalip dia tinggal motornya di tengah jalan, baru bawaki pisau,” katanya.

 

Saking paniknya, Mammy lantas membaca banyak doa agar terhindar dari merabahaya.”Habis mentommi baca-bacaku tadi malam, saya bilang ke supirku bawa mobil baik-baik nanti saya yang baca-baca,” tuturnya.

BACA JUGA :  Sibuk atau Tutupi Aib? Pimpinan Bank Mandiri Pamenang Bungkam Saat Kasus Hilangnya Uang Miliaran Terungkap

 

Setelah menjauh dari lokasi penghadangan, Mammy langsung melakukan siaran langsung melalui akun Facebook pribadinya, Badar Akbar.

 

Siaran langsung itu kemudian terpantau oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto yang langsung mengarahkan korban menuju Mapolres Jeneponto. Namun setibanya di Polres, Mammy belum sempat membuat laporan resmi karena masih dalam kondisi trauma.

Berita Terkait

Resmob Polres Bitung Gulung Dua Spesialis Curanmor Girian
KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Polres Merangin Amankan Dua Terduga Pelaku PETI di Talang Kawo
Puluhan Kubik Kayu Pecahan Diduga Keluar dari Kawasan Hutan Pulau Bayur, Aparat Diminta Lakukan Investigasi
Dua Pekerja PETI di Talang Kawo Ditangkap Polisi, Fajri yang Disebut Bos Dompeng Melarikan Diri
Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
Kades Renah Alai Mangkir dari Panggilan Penyidik Polres Merangin, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Resmob Polres Bitung Gulung Dua Spesialis Curanmor Girian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28 WIB

KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Polres Merangin Amankan Dua Terduga Pelaku PETI di Talang Kawo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Puluhan Kubik Kayu Pecahan Diduga Keluar dari Kawasan Hutan Pulau Bayur, Aparat Diminta Lakukan Investigasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Dua Pekerja PETI di Talang Kawo Ditangkap Polisi, Fajri yang Disebut Bos Dompeng Melarikan Diri

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/