Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin

- Publisher

Jumat, 18 September 2026 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA, Merangin — Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Simpang Pete, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, berujung pada dua laporan polisi. Kedua pihak yang terlibat sama-sama melaporkan dugaan tindak kekerasan ke Polres Merangin.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 6 September 2026, saat GRS (27), warga Sungai Kapas, Kecamatan Bangko, berada di tempat hiburan malam bersama rekannya, AND, serta tiga wanita LC (Lady Companion).

Sekitar pukul 02.00 WIB, RAP (25), warga Kecamatan Pamenang, datang bersama rekannya, DN. RAP kemudian disebut mengambil secara paksa mikrofon yang sedang digunakan salah seorang LC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut memicu cekcok antara GRS dan DN. Keributan kemudian berlanjut hingga ke luar ruangan. Saat RAP hendak ikut dalam keributan, ia sempat dihalangi AH. Namun, RAP disebut melakukan perlawanan hingga menyikut AH dan terjatuh.

BACA JUGA :  Merasa Dianiaya Saat Menagih Barang, Jawariah Laporkan Safrizal ke Polsek Tabir

Dalam situasi tersebut, terjadi pemukulan terhadap GRS yang mengenai bagian wajah sebelah kiri. GRS kemudian mengalami luka lecet pada pipi, bengkak pada batang hidung serta luka pada lutut.

Merasa menjadi korban, GRS melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin melalui laporan nomor LP/B/179/IX/2026/SPKT/Polres Merangin/Polda Jambi, tertanggal 6 September 2026.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang dikenakan GRS saat kejadian serta rekaman CCTV berdurasi sekitar 1 menit 15 detik.

BACA JUGA :  Banding JPU Dikabulkan, Terdakwa Kasus Renah Alai Divonis 6 Bulan; Kejari Siapkan Eksekusi ke Lapas Bangko

Namun, pada hari yang sama, pihak RAP juga membuat laporan polisi terhadap GRS. Laporan tersebut dibuat oleh orang tua RAP, Sumarno bin Ngadiran, warga Kecamatan Pamenang, dengan nomor LP/B/178/IX/2026/SPKT/Polres Merangin/Polda Jambi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, RAP dan GRS disebut sempat terlibat cekcok dan perkelahian di lokasi. RAP yang diduga dalam kondisi mabuk kemudian meninggalkan lokasi dan ditemukan terbaring di sekitar kawasan Talang Kawo sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh rekannya.

Dari laporan tersebut, polisi telah memeriksa enam orang saksi dan memperoleh hasil visum yang menunjukkan sejumlah luka lecet pada tungkai kaki kanan, kelopak mata kiri, serta bagian punggung.

Kasatreskrim Polres Merangin AKP Eka Putra Yulisman Koto mengatakan, kedua laporan tersebut kini ditangani secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

BACA JUGA :  Masalah Rumah Tangga Berujung Petaka: Misteri Kematian Brigpol EWS dan Kabar Baru yang Mengusik Publik

“Keduanya sama-sama lapor dan keduanya kita tangani. Kedua perkara juga sudah digelar. Untuk penahanan terhadap RAP masih belum kita tahan,” ujar kasat

Menurutnya, polisi juga telah dua kali melakukan mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan karena masing-masing pihak tetap memilih menempuh jalur hukum.

“Kita sudah melakukan mediasi selama dua kali di Polres dan mempertemukan kedua belah pihak, tetapi tidak menemukan hasil. Keduanya tetap bersikukuh menempuh jalur hukum. Kita akan tetap profesional menangani kasus saling laporan ini,” tegasnya.

Berita Terkait

Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin
Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi
Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP
Kejari Merangin Eksekusi 7 Terpidana Kasus Renah Alai ke Lapas Bangko
Geger di Desa Mampun Baru! Pria Luka Serius Dibacok Istri Siri, Polres Merangin Ungkap Kronologi
Kejati Jambi Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Anggaran Setwan DPRD Merangin, Kerugian Negara Capai Rp19,54 Miliar
Aksi Ugal-ugalan Dua Sejoli di Jalan Warung Lobak Teror Pengguna Jalan
Tujuh Terpidana Kasus Renah Alai Masih Berkeliaran, Kejari Pastikan Eksekusi
Berita ini 1,722 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Kejari Merangin Eksekusi 7 Terpidana Kasus Renah Alai ke Lapas Bangko

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Geger di Desa Mampun Baru! Pria Luka Serius Dibacok Istri Siri, Polres Merangin Ungkap Kronologi

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp