Operasi ATM BRI Lelet, Uang Nasabah Diduga Dicuri

- Publisher

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Binuang– Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI), ibu Risna, diduga menjadi korban pencurian. Kejadiannya, bermula saat menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BRI, terletak didepan mesjid At-Taqwa , jalan Ahmad Yani, kecamatan Binuang, kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), sekitar pukul 13.30 Wita, waktu setempat, Sabtu, (13 /06/ 2026)

 

Karena mesin ATM tersebut beroperasi sangat lelet, kronologisnya menurut Risna, setelah memasukkan kartu ATM, lalu menekan tombol-tombol untuk proses penarikan uang seperti biasa, terdengar suara mesin sedang menghitung uang. “dimana sebelumnya mesin berbunyi nada tit..tit..tit…kartu ATM pun keluar. Namun, dalam waktu yang cukup lama, sementara dilayar komputer tampil tulisan ‘sedang dalam proses’ dan nada terus saja berbunyi, ironisnya uangnya tidak juga kunjung keluar”, hingga saya pun keluar dari ruang ATM tersebut, ungkap ibu Risna kepada wartawan Suara Utama, Ahmad Arbani, dikediamanya di Binuang, Minggu, 14 Juni 2026.

 

Kemudian, lanjut dia, berpindah keruang ATM Bank Negara Indonesia (BNI) yang posisinya bersebelahan dan memasukan kembali ATM BRI yang baru saja digunakan tersebut, tetapi setelah melihat saldo, ternyata terpotong senilai 450.000 (Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), dimana sebelumnya saldo berisi 544.000 (Lima Ratus Empat Puluh Empat Ribu Rupiah). Jumlah uang tersebut, sesuai dengan nominal penarikan di ATM BRI tadi.

 

Selanjutnya Risna menuturkan, dia bergegas keluar dari ATM BNI tersebut dan membuka telepon selular (ponsel), bertujuan untuk meyakinkan dengan membuka aplikasi BRI banking, setelah melihat, ternyata positiv, uang sudah terpotong, padahal uang tersebut sangat diperlukan untuk segera digunakan.

 

Ketika membuka ponsel dengan perasaan tidak karuan, lanjut ibu beranak dua itu, melihat seorang pria yang ingin menuju masuk keruang ATM BRI, bahkan dia sempat bertanya kepada pria tersebut. “Paman mau kemana, lalu dijawab oleh pria tersebut, ingin menarik uang” papar Risna.

BACA JUGA :  Kasus Pengeroyokan di Taman Bangko Terungkap, Polisi Pastikan Tindak Lanjut Laporan Korban

 

Selanjutnya pria itu masuk kekamar ATM BRI, namun saat ada sesuatu yang tidak lazim menurut Risna, dengan proses begitu cepat, bahkan tidak terdengar suara, seperti biasanya bunyi memasukkan kartu ATM pada mesin robot tersebut, tidak berselang lama, pria itu pun kembali keluar, tampak sudah mengantongi sejumlah uang.

 

Tanpa tedeng aleng aleng ibu Risna kembali bertanya, ” apakah paman ada melihat uang keluar di ATM itu, tetapi langsung dibantah tidak ada, jawab pria itu” katanya.

 

Tidak sampai disitu, Risna langsung mendatangi Kantor BRI setempat, bertempat di jalan Ahmad Yani, sekitar seratus meter dari lokasi ATM tersebut, untuk melaporkan kejadian yang dialaminya, hingga ingin mengetahui rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang dipasang pada ruang ATM BRI didepan mesjid At-Taqwa Binuang tersebut.

BACA JUGA :  Dugaan Mafia Solar di SPBU Hertasning Jadi Sorotan Warga

“sayangnya saya menerima penjelasan pegawai BRI setempat, tidak memuaskan, karena CCTV yang terpasang diruang itu, ternyata dimonitor langsung oleh kantor BRI cabang Rantau, sehingga tidak diketahui oleh BRI Binuang” cerita dia.

 

Risna mengungkapkan, kendatipun uang itu sudah hilang, ia pasrah dan ikhlas dengan apa yang telah dialaminya.”Saya ikhlas saja yang bukan rejeki saya, tetapi yang saya sesalkan, adalah akibat pengoperasian mesin ATM tersebut sangat lambat, mungkin sudah tidak layak untuk digunakan lagi dan uang yang mau ditarik tersebut, sangat diperlukan saat itu” sesal dia.

 

Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun wartawan Suara Utama, Ahmad Arbani, banyak warga Binuang dan sekitarnya, mengeluhkan kondisi pengoperasian mesin ATM BRI dan ATM Mandiri yang bertempat didepan mesjid At-Taqwa Binuang, sangat lambat, disinyalir mesin penarikan uang tersebut, usianya sudah sangat tua, tetapi masih digunakan.

Penulis : Ahmad Arbani

Editor : Fajar Ahmad Wahyuddin

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Satreskrim Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pemkot, Satu Terduga Pelaku Diamankan
Rawan Curanmor di Bandung
Kurang dari 24 Jam, Polsek Matuari Ungkap Kasus Pencurian Emas dan Ponsel Senilai Rp72 Juta
Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Bitung Diamankan
Dugaan Penipuan Berkedok Mentor Affiliate dan Arisan Online di TikTok Resahkan Warga, Redaksi Siapkan Laporan Resmi ke Polda Jabar dan Polresta Bandung
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Mengembalikan Marwah Penegakan Hukum
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:24 WIB

Satreskrim Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pemkot, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:25 WIB

Rawan Curanmor di Bandung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:53 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polsek Matuari Ungkap Kasus Pencurian Emas dan Ponsel Senilai Rp72 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 04:47 WIB

Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Bitung Diamankan

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:54 WIB

Dugaan Penipuan Berkedok Mentor Affiliate dan Arisan Online di TikTok Resahkan Warga, Redaksi Siapkan Laporan Resmi ke Polda Jabar dan Polresta Bandung

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand