Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Saleh Asnawi–Agus Suranto, Pemkab Tanggamus Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama

- Publisher

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat bersama anak-anak yatim piatu dan para lansia saat acara buka bersama.

Suasana saat bersama anak-anak yatim piatu dan para lansia saat acara buka bersama.

SUARA UTAMA,TANGGAMUS – Satu tahun masa kepemimpinan, Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi bersama Wakil Bupati Agus Suranto menggelar tasyakuran dan buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati, Jum’at (20/2/2026).

Kegiatan Refleksi tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanggamus, Pimpinan DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Komandan Kodim, jajaran pejabat daerah, serta tokoh agama, diantaranya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tanggamus.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan serta kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan berbagi bagi anak-anak yatim, memberi bantuan bagi lansia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Moh. Saleh Asnawi menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang telah dijalani bersama Wakil Bupati Agus Suranto. Ia menegaskan, keberlangsungan berbagai program pembangunan tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan.

BACA JUGA :  Konsumen PDAM Unit Pedagangan Geram, Oknum Kanit Diduga Bukan Memperbaiki Sistem Namun Memanfaatkan Konsumen Baru 

“Sebuah Amanah dari Allah SWT untuk menjalankan amanah yang mesti dipertanggung jawabkan, memimpin daerah ini selama satu tahun,” ujarnya.

Menurutnya, tasyakuran tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan program pembangunan. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan penyesuaian kebijakan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati Tanggamus menjelaskan, sepanjang 2025 hingga awal 2026 sejumlah program prioritas telah diluncurkan, termasuk juga beberapa penghargaan yang diraih oleh Kabupaten Tanggamus. Program lainnya sedang dalam tahap persiapan dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai perencanaan daerah.

BACA JUGA :  Urgensi Reformasi Pendidikan Menggugat Sistem Pendidikan yang Kaku

Ia menegaskan, arah pembangunan lima tahun ke depan telah dituangkan dalam dokumen resmi daerah, yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. “Cita-cita pembangunan yang kami susun bersama telah masuk dalam RPJMD. Secara bertahap, implementasinya sudah kita mulai,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti sejumlah capaian yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Tanggamus selama setahun terakhir. Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran, berbagai prestasi di sejumlah sektor tetap mampu diraih.

BACA JUGA :  Lestarikan Budaya, Sanggar Seni Batin Penghulu Gelar Pelatihan Batik Motif Rumah Tuo Merangin  

Menurutnya, Tanggamus ini harus berubah, Tanggamus memiliki banyak potensi yang mesti digali dan dimanfaatkan, tidak banyak bergantung pada pihak lain, semua sektor harus dikelola dengan baik.           ” Keberhasilan menggali potensi yang ada, dibutuhkan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat” tegasnya.

Acara ditutup dengan tausiyah, doa bersama dan buka puasa yang diisi oleh penceramah Ustadz Abdurraham Sayuti. Penceramah menyampaikan betapa pentingnya menjaga kekompakan, saling dukung antara masyarakat Tanggamus dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dibawah Ridho Allah SWT.

Penulis : Zul Wani

Sumber Berita: Biro Suara Utama

Berita Terkait

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:25 WIB

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Berita Terbaru