Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Stabilitas Keamanan Sebagai Dasar Pembangunan

- Publisher

Jumat, 6 September 2024 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Jakarta – Presiden Joko Widodo menerima kehadiran Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dan jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, (3/9/2024). Dalam pertemuan tersebut, KH Chriswanto Santoso menyampaikan berbagai pencapaian dan rencana LDII dalam mendukung program pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih bahwa selama dua periode Presiden Jokowi memimpin, Presiden berhasil menjalankan tugasnya dengan baik hingga menjelang akhir masa jabatannya ini. Kami sangat mengapresiasi, mensyukuri dan mendoakan yang terbaik untuk Presiden Jokowi,” ujar alumni Newcastle University ini.

Selain silaturahim, LDII juga menyampaikan laporan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang telah dilaksanakan pada bulan November tahun lalu. Rakernas tersebut dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh tiga calon presiden saat itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melaporkan hasil Rakernas yang telah dibuka oleh Presiden. Kami berharap hasil Rakernas ini tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, tetapi benar-benar terimplementasi di lapangan,” ujar KH Chriswanto.

BACA JUGA :  Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Dari program kerja bidang kebangsaan, LDII bekerja sama dengan MPR untuk mendirikan “Sekolah Virtual Kebangsaan”, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada ulama, pimpinan pondok-pondok pesantren, mubaligh, dan dai-daiyah di seluruh Indonesia. “Selain itu LDII bekerja sama dengan jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia melaksanakan program Jaksa Masuk Pesantren (Jaksa Keren). Program ini penting untuk menyebarluaskan informasi hukum dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan santri. Melalui Jaksa Keren, ditanamkan juga nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan melalui Empat Pilar Kebangsaan. Kita berharap santri paham tentang hukum sehingga dapat menjauhi hukuman,” ujar Chriswanto.

Dalam bidang ketahanan pangan, Presiden Jokowi telah meminta LDII untuk mengajukan usulan terkait pengelolaan hutan lindung sosial agar tidak terjadi konflik dengan masyarakat sekitar. “Kami telah mengajukan melalui Pemda di beberapa wilayah seperti Tanah Laut, Blora, Enrekang, Tanjung Selor, dan Bangka Belitung. Saat ini, produksi sudah berjalan setelah kami diberikan amanat oleh Presiden,” papar KH Chriswanto.

BACA JUGA :  KUNJUNGAN KERJA BADAN KEHORMATAN DPRD KALTIM KE JAWA TIMUR Perkuat Mekanisme Penegakan Kode Etik dan Perlindungan Hak Ketenagakerjaan

Sementara itu, dalam bidang lingkungan hidup, LDII melakukan gerakan ‘Kerja Bersama Bakti untuk Negeri’ berupa kerja bakti secara nasional. Gerakan kerja bakti ini dilaksanakan seleuruh penjuru nusantara dengan melakukan diantaranya menanam pohon, membersihkan sungai, menanam pohon, dan membersihkan lingkungan. Salah satunya juga bekerja sama melaksanakan bakti sosial bersama Kejaksaan Agung. Gerakan ini merupakan bagian dari implementasi hasil Rakernas yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Presiden Jokowi pada kesempatan itu juga meminta LDII untuk mendukung pemerintahan selanjutnya, terutama dalam program-program yang sifatnya berkesinambungan. “Presiden meminta LDII untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam pemerintahan baru nanti. Karena pemerintahan selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan program-program yang sudah ada dengan komitmen yang lebih besar,” kata KH Chriswanto.

BACA JUGA :  Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai dasar pembangunan, dan berterima kasih atas kontribusi LDII selama ini dalam menjaga kerja sama dengan berbagai pihak.

Dalam waktu dekat, LDII diminta untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, guna membahas kontribusi LDII dalam mendukung program-program pemerintah di masa mendatang. “Kami siap mendukung dan berpartisipasi dalam program-program pemerintahan selanjutnya, terutama yang terkait dengan sustainability program,” tambahnya.

LDII juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas pemerintah yang telah selaras dengan hasil Rakernas LDII, seperti kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan, pembangunan SDM, teknologi digital, ekonomi syariah, ketahanan pangan, lingkungan hidup, serta energi baru terbarukan. “Harapan kami, dengan program-program ini, Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri dan mampu mencapai visi Indonesia Emas 2045,” tegas Chriswanto.

Berita Terkait

Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional
KUNJUNGAN KERJA BADAN KEHORMATAN DPRD KALTIM KE JAWA TIMUR Perkuat Mekanisme Penegakan Kode Etik dan Perlindungan Hak Ketenagakerjaan
DPRD Se-Kalimantan Ikuti Bimtek PKS di Jakarta, Perkuat Sinergi Legislatif demi Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan
Masyarakat Layangkan Mosi Tidak Percaya ke PT Berau coal. Ketidakefektifan 4 Pilar CSR PT Berau Coal yang mencakup Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi (UKM/BUMDes), Serta Pertanian/Perikanan. 
Fardy Iskandar: Seleksi KPID Kaltim Bukan Sekadar Formalitas, Ini Soal Marwah Penyiaran Daerah
PUTUSAN FENOMENAL PRA PERADILAN 2026: KORBAN MENANG, NEGARA DIPAKSA MEMBERI KEPASTIAN HUKUM
Desakan Keadilan Menguat: DPRD Kalteng, Pangdam, dan Kapolda Didesak Tuntaskan Kasus Andrie Yunus

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:22 WIB

Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

KUNJUNGAN KERJA BADAN KEHORMATAN DPRD KALTIM KE JAWA TIMUR Perkuat Mekanisme Penegakan Kode Etik dan Perlindungan Hak Ketenagakerjaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:26 WIB

DPRD Se-Kalimantan Ikuti Bimtek PKS di Jakarta, Perkuat Sinergi Legislatif demi Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:12 WIB

Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:15 WIB

Masyarakat Layangkan Mosi Tidak Percaya ke PT Berau coal. Ketidakefektifan 4 Pilar CSR PT Berau Coal yang mencakup Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi (UKM/BUMDes), Serta Pertanian/Perikanan. 

Berita Terbaru

Berita Utama

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Kamis, 2 Jul 2026 - 00:33 WIB