Kunjungan Team Ekspedisi Universitas Bengkulu & Universitas Mulawarman di Paser

- Publisher

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Bapak Djoko Bawono, S.P., M.Si & Prof. Agustin Zarkani, SP., M. Si., Ph.D

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Bapak Djoko Bawono, S.P., M.Si & Prof. Agustin Zarkani, SP., M. Si., Ph.D

SUARA UTAMA, Tana Paser. Team Ekspedisi Program Direktorat Pendanaan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Republik Indonesia, kolaborasi antara Universitas Bengkulu dan Universitas Mulawarman dalam Penelitian Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) melakukan Tugas Penelitan dan serta Anjangsana dengan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Bapak Djoko Bawono, S.P., M.Si pada Kantor Dinas beliau, dimana Team Ekspedisi yang diketuai oleh Prof. Agustin Zarkani, SP., M. Si., Ph.D memaparkan maksud dan tujuan untuk meneliti perihal Keanekaragaman Serangga Kutu Putih, dan meminta ijin untuk pendampingan dilapangan dalam mengambil sampel pada Pohon Sagu didesa Tanah Periuk dan Pohon Salak Pondoh di Desa Padang Pengrapat.

BACA JUGA :  PN Majene Lepaskan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Maut, Publik Bereaksi

Selain itu, Team Ekspedisi juga melakukan Kunjungan dan Anjangsana dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser, Bapak Achmad Safari, S.P., M.Si untuk meminta izin pendampingan kepada Peneliti Team Ekspedisi ke LATI PETANGIS, untuk pengambilan sampel serangga pada tanaman / pohon endemik salah satunya adalah Pohon Ulin.

BACA JUGA :  Penegakan UU Minerba di Jeneponto Dipertanyakan, Respons Polres Dinilai Lemah

Dalam kunjungan ini, team ekspedisi mendapatkan serangga yang menjadi bahan penelitian, dimana bertujuan agar dapat diketahui penyebarannya dan apakah berpotensi menjadi hama yang merugikan.

Harapannya dengan hasil ekspedisi ini, dapat memetakan sebaran seranggga yang diteliti dan tindakan lanjutan yang diperlukan agar serangga tesebut dapat diminimalisir potensi merugikannya.

Team melakukan ekspedisi di Kabupaten Paser dimulai dari tanggal 16 sampai 18 Juli dan diteruskan ke Kabupaten Penajam Paser Utara, di daerah Ibu Kota Negara (IKN) , Semboja, Muara Badak, Samarinda dan terakhir Kota Balikpapan

Penulis : Dev Chandra, SP

Berita Terkait

Penegakan UU Minerba di Jeneponto Dipertanyakan, Respons Polres Dinilai Lemah
Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!
PN Majene Lepaskan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Maut, Publik Bereaksi
Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Tanggamus Belum Lapor SPT, Dinas Koperindag Jemput Bola Gandeng Ditjen Pajak
Kapolres Maros Pimpin Patroli Gabungan, Situasi Malam Tetap Aman dan Kondusif
Tidak Terima Ditegur Pak Ogah Busur Driver Maxim, Polisi Buru Pelaku Utama
Resmob Polsek Manggala Patroli Intensif Saat Libur Malam, Wilayah Rawan Disisir
Unifikasi Hukum untuk Kepastian Hak Warga Negara
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:35 WIB

Penegakan UU Minerba di Jeneponto Dipertanyakan, Respons Polres Dinilai Lemah

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WIB

Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:49 WIB

PN Majene Lepaskan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Maut, Publik Bereaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:18 WIB

Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Tanggamus Belum Lapor SPT, Dinas Koperindag Jemput Bola Gandeng Ditjen Pajak

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Kapolres Maros Pimpin Patroli Gabungan, Situasi Malam Tetap Aman dan Kondusif

Berita Terbaru