Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal

- Publisher

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraUtama.id – Nias Selatan, Hari ketiga kompetisi selancar bergengsi Nias Pro 2024 kembali dipenuhi oleh aksi-aksi memukau dari para peselancar wanita terbaik dunia. Sorake Beach yang terkenal dengan gelombang sempurnanya, menjadi saksi dominasi peselancar Australia di babak Round of 48 kategori Women’s.  Meski demikian, sejak dimulainya Event Nias Pro 2024 pada sabtu (08/06/24), kompetisi Peselelancar yang menjadi sorotan utama hari ini selasa(11/06/24) tidak hanya pada performa cemerlang peselancar internasional, namun juga kegagalan beberapa peselancar lokal dan Asia yang harus tersingkir dari kompetisi.

Babak pertama hari ini dibuka dengan penampilan gemilang Holly Williams dari Australia yang berhasil meraih poin 11.33, memastikan dirinya melaju ke Round of 32 – Heat 1. Jahly Stokes, rekan senegaranya, juga memastikan tempat di babak berikutnya dengan poin 7.10. Namun, peselancar lokal Kya Heuer dan Renon Matsuyama dari Jepang harus mengakhiri perjalanannya di babak ini dengan poin masing-masing 5.24 dan 1.17.

Ella McCaffray dari Amerika Serikat juga tampil impresif di Heat 2 dengan meraih nilai tertinggi hari ini, 14.17. Cocona Kawase dari Jepang berhasil melanjutkan ke babak berikutnya dengan nilai 7.80, sedangkan Charli Hurst dari Australia dan Kako Yoshida dari Jepang harus puas di posisi 33 dan 41.

Heat 3 menyajikan aksi seru antara Isabella Campbell dan Alysse Cooper, keduanya dari Australia. Campbell keluar sebagai pemenang dengan nilai 7.50, diikuti Cooper dengan 6.67. Nao Omura dari Jepang dan Aura Zeflin dari Indonesia harus tersingkir setelah hanya mengumpulkan poin 6.14 dan 5.50.

Anne Dos Santos dari Brazil dan Giada Legati dari Italia menunjukkan kehebatan mereka di Heat 4 dengan masing-masing memperoleh poin 10.70 dan 10.37. Peselancar Selandia Baru, Tayla Green, dan Rita Suzuki dari Jepang gagal melaju dengan poin 7.73 dan 6.10.

BACA JUGA :  Yuk Gabung Silatnas & Anniversary 2026, Perkuat Silaturahmi dan Profesionalisme

Meski didominasi oleh peselancar internasional, khususnya dari Australia, ada harapan besar bagi peselancar lokal Indonesia seperti Kya Heuer dan Aura Zeflin. Namun, harapan tersebut harus pupus ketika mereka gagal melaju ke babak selanjutnya. Kegagalan peselancar lokal di hari ketiga ini menjadi sorotan, mengingat betapa pentingnya kompetisi ini untuk menunjukkan talenta lokal di panggung internasional.

Heat 5 kembali menampilkan keunggulan Australia melalui Oceanna Rogers yang meraih poin 11.90, disusul Piper Harrison dengan 8.27. Holly Wishart dan Sai Maniwa dari Jepang tidak berhasil melanjutkan kompetisi.

Di Heat 6, Raya Campbell dan Sage Goldsbury, keduanya dari Australia, berhasil melaju dengan poin tipis 8.43 dan 8.36. Nyxie Ryan dari Australia dan Lidia Kato dari Indonesia tersingkir setelah hanya meraih poin 5.57 dan 4.60.

BACA JUGA :  Aliansi Masyarakat Karawang Jabar Menuntut Ketegasan Pemkab Menutup TNM

Heat 7 dan 8 juga dikuasai oleh peselancar Australia. Charli Hately dan Gia Lorentson memastikan tempat di Round of 32 dengan poin 11.17 dan 9.27, mengungguli Ellie Lambkin dan Amelie Bourke. Coral Durant dan Arabella Wilson mengamankan posisi mereka dengan poin 9.40 dan 7.03, sementara Gabi Spake dan Hinata Shimizu gagal melanjutkan perjalanan mereka.

Hari ketiga Nias Pro 2024 memberikan gambaran jelas tentang dominasi peselancar Australia di kategori Women’s. Meskipun peselancar lokal dan beberapa peselancar Asia harus tersingkir, kompetisi ini tetap menjadi ajang yang penuh dengan aksi menarik dan persaingan ketat. Sorake Beach terus menjadi medan pertempuran yang menantang bagi para peselancar terbaik dunia, dan kita akan terus melihat bagaimana mereka berjuang di babak-babak berikutnya.

Berita Terkait

Polda Sulsel Gelar Bakti Sosial di Pulau Lanjukang, Perkuat Kepedulian dan Sinergi Menyambut Hari Bhayangkara ke-80
GARDA 08 Sulsel Siap Awasi Program Strategis Pemerintah Secara Profesional
PJI Kaltim Dorong Profesionalisme Jurnalis, Dengan mengadakan Audiensi dengan ‎GM Bandara SAMS
Diskominfo Majene Tegaskan Loyalitas kepada Bupati, Kendala Kemitraan Media Murni Faktor Anggaran
HPN 2026 dan Semangat Kesetaraan Dalam Ekosistem Pers Nasional
SMSI Anugerahkan Penghargaan Kepada 16 Tokoh Nasional Dan Daerah Yang Peduli Kemerdekaan Pers
Sawit Berdiri di Atas Lahan yang Sudah Dibebaskan, PT BBA Tolak Tuntutan Ganti Rugi Baru
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:03 WIB

Polda Sulsel Gelar Bakti Sosial di Pulau Lanjukang, Perkuat Kepedulian dan Sinergi Menyambut Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:43 WIB

GARDA 08 Sulsel Siap Awasi Program Strategis Pemerintah Secara Profesional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:41 WIB

PJI Kaltim Dorong Profesionalisme Jurnalis, Dengan mengadakan Audiensi dengan ‎GM Bandara SAMS

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:10 WIB

Diskominfo Majene Tegaskan Loyalitas kepada Bupati, Kendala Kemitraan Media Murni Faktor Anggaran

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:47 WIB

HPN 2026 dan Semangat Kesetaraan Dalam Ekosistem Pers Nasional

Berita Terbaru