Tambak Udang Taufiq Yusuf, Warga Desa Bumi Pratama Mandira, OKI, Diduga Diracun, Kerugian Mencapai Belasan Juta

- Publisher

Rabu, 9 Oktober 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Polsek Sungai Menang di TKP tambak Taufiq Yusuf. SUARA UTAMA.ID.

Personil Polsek Sungai Menang di TKP tambak Taufiq Yusuf. SUARA UTAMA.ID.

SUARA UTAMA, Ogan Komering Ilir — Nasib malang menimpa Taufiq Yusuf (44), seorang petambak Blok 03 Jalur 50 Nomor 04, Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, pada Rabu (9/10). Pagi hari, sekitar pukul 05.30 WIB, usai melaksanakan salat subuh, Taufiq dikejutkan oleh fenomena aneh di dua kolam tambak udang miliknya. Udang-udang yang hampir berumur satu bulan itu tampak meloncat-loncat di permukaan air dan dinding tambak.

Melihat hal tersebut, Taufiq segera memeriksa kondisi tambaknya dan menemukan bungkusan plastik putih dan sisa racun dengan bau menyengat di salah satu sudut tambak. Setelah berkeliling, ia mendapati seluruh udang di dua kolam tambaknya mati. Sebelumnya sebulan lalu, ia menebar sekitar 150 ribu ekor benur di dua kolam tersebut. Karena kejadian ini, korban diperkirakan menderita kerugian antara Rp12 hingga Rp15 juta.

BACA JUGA :  Diduga Milik Yuki, Excavator PETI di Desa Lubuk Beringin Makin Tak Terkendali

“Udang di dua kolam tambak saya tidak ada satupun yang tersisa hidup,” ujarnya dengan sedih. Ia menduga tambaknya telah diracuni oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Taufiq, yang juga merupakan Sekretaris Ranting NU di desa setempat dan mantan karyawan PT Wachyuni Mandira, merasa resah atas kejadian ini.

Tetangga korban, Saparudin (55), yang tinggal di Blok 03 Jalur 50 Nomor 05, mengonfirmasi bahwa udang milik Taufiq Yusuf mati secara mendadak. “Saya tadi pagi langsung melihat tambak korban karena diberi tahu yang bersangkutan. Indikasinya diracun, karena ada bungkusan plastik yang diduga bekas wadah racun, dan baunya sangat menyengat,” kata Saparudin.

Terpisah, Kapolsek Sungai Menang, IPDA A. Adrian Manaji, membenarkan adanya laporan warga yang diterima melalui pesan WhatsApp, kami  merespon cepat Informasi tersebut dan telah memerintahkan personil Polsek untuk mendatangi TKP. Keterangan sementara telah didengarkan dari pihak korban dan pihaknya telah mengambil sampel air serta udang dari tambak tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tekankan Realisasi Anggaran Distrik

“Personil Polsek Sungai Menang telah ke TKP. Informasi telah dihimpun, sample air dan udang tambak yang dilaporkan telah dibawa untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut” Kata Adrian Manaji.

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum
Sorotan untuk Kopdes
Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia
Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya
Dua Pelaku Penganiayaan Dibekuk di Selayar
Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian
Diduga Dikeroyok Belasan Rekan Sekolah, Siswa SMPN 35 Makassar Alami Luka dan Nyaris Pingsan
Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas
Berita ini 3,648 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:15 WIB

Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:51 WIB

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:37 WIB

Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:40 WIB

Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:41 WIB

Dua Pelaku Penganiayaan Dibekuk di Selayar

Berita Terbaru

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:51 WIB