Soroti Penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan

- Publisher

Minggu, 21 September 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang,suarautama.id–

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dinilai masih jauh dari harapan. Program yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah dan memberdayakan UMKM ini justru rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Sekretaris Gerindra Sumatera Barat, Zulkifli, menyatakan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai penyimpangan dalam pelaksanaan MBG.

> “Kami mendukung penuh cita-cita Presiden Prabowo untuk memberi gizi terbaik bagi anak-anak bangsa. Namun fakta di lapangan menunjukkan ada oknum yang menjadikan program ini ladang keuntungan pribadi. Masyarakat hanya dijadikan pekerja, bukan pelaku utama, dan banyak koperasi yang hanya menjadi formalitas,” ujar Zulkifli.

BACA JUGA :  Legalisasi Tambang Emas Rakyat di Kalimantan Tengah: 5 Kabupaten Jadi Fokus Utama

 

Beberapa temuan di lapangan yang disoroti antara lain:

Konflik Kepentingan: Banyak kepala dapur merangkap sebagai pemasok bahan pangan, memunculkan potensi manipulasi harga dan kualitas bahan.

Kualitas Bahan Rendah: Demi mengejar keuntungan, bahan pangan yang dipasok sering kali tidak memenuhi standar gizi, bahkan menimbulkan kasus keracunan di sejumlah sekolah.

BACA JUGA :  Kuatkan Fondasi Hukum Perusahaan Tambang, Krissandi & Partners Tandatangani Kontrak Konsultan Hukum Tetap di Kaltim

Peran Masyarakat Dilemahkan: Koperasi dan UMKM lokal hanya dijadikan formalitas, tanpa kuasa menentukan jalannya program.

Zulkifli meminta pemerintah pusat dan daerah untuk:

1. Melakukan Audit Lapangan – Meninjau keberadaan dapur-dapur dan kepala dapur yang terindikasi bermain dengan oknum aparat.

2. Mengembalikan Peran Koperasi & UMKM – Sesuai arahan Presiden, suplai bahan pangan harus benar-benar melibatkan masyarakat.

3. Memperketat Pengawasan & Standar Gizi – Melibatkan dinas kesehatan untuk menjamin makanan sesuai standar gizi nasional.

BACA JUGA :  Negara Hadir hingga Kampung: Menkum Resmikan Ribuan Pos Bantuan Hukum di Tanah Papua

4. Menindak Tegas Pelanggar – Memberikan sanksi tegas kepada pihak yang menyalahgunakan program dan mencabut kontrak jika perlu.

 

> “Program ini adalah janji Presiden untuk rakyat. Jangan sampai dikotori oleh oknum yang mencari untung di atas penderitaan anak-anak. Kita harus pastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Zulkifli.

 

Disampaikan oleh:
Zulkifli
Wakil Sekretaris
Gerindra Sumatera Barat

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim-Z

Berita Terkait

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Berita Terbaru