Ruweet Ruweet, Hanya Meminta Hak Kami Sebagai Perangkat Desa Sesulit ini. bukan meminta Hak Orang Lain. 

- Publisher

Rabu, 12 Maret 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA Probolinggo-

keterlambatan Siltap dan pembukaan blokir siltap kepala desa kabupaten Probolinggo menjadi perbincangan hangat di kalangan perangkat desa. pasal nya, sebelumnya di informasikan oleh oknum pegawai bank jatim cabang Maron. walaupun pemblokiran siltap di buka angsuran kepala desa dan perangkat desa masih mines. 12/03/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

padahal, siltap yang di blokir sebelumnya sebanyak 6 angsuran jika nanti 2 angsuran di buka, masih sisa 4 angsuran. sementara di awal tahun 2025 siltap mengalami keterlambatan selama 3 bulan. untuk menutupi keterlambatan tersebut masih ada sisa 1 kali angsuran dari 4 angsuran yang di blokir. itupun pada saat pencairan nanti langsung di potong 3 kali angsuran, Blokiran siltap tetap utuh 4 angsuran.

salah satu perangkat desa yang meminta team media untuk tidak mempublikasikan identitas nya untuk sementara waktu. diri nya, mengungkapkan kekesalannya atas keterlambatan gaji siltap selama 3 bulan. dirinya juga merasa kesal dengan alasan alasan informasi yang di sebar oleh oknum pegawai bank jatim Maron.

BACA JUGA :  Diduga Abaikan SOP, Oknum Kepala SPPG Disorot: Relawan Mengeluh, Sistem Kerja Dinilai Semrawut.

“Kami sebagai perangkat desa mempunyai tanggung jawab besar, melayani masyarakat dengan sepenuh hati. melayani masyarakat siang dan malam tidak mengenal waktu. itupun terkadang kami masih di curigai ini itu oleh masyarakat. belum lagi tugas dari atasan harus menyelesaikan ini, menyelesaikan itu. “ungkap nya.

lebih lanjut dirinya juga mempertanyakan tanggung pemerintah terhadap perangkat desa. “bagaimana kebijakan pemerintah terhadap kami, keterlambatan siltap ini seolah olah pemerintah desa yang salah. padahal kami ini ujung tombak, kami yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Ucap nya.

dirinya juga mengatakan, terkait akan di bukanya pemblokiran siltap sebanyak 2 angsuran. “Bank Jatim juga terkesan banyak alasan, padahal sudah jelas yang di blokir awal nya 6 angsuran yang mau di buka 2 angsuran. kan sudah jelas sisa 4 angsuran. untuk menutupi sementara keterlambatan 3 angsuran kan masih ada sisa 1 angsuran. namun, pada saat siltap kami di cairkan, itu nanti kan langsung di potong 3 angsuran dan di kembali lagi ke blokiran yang 4 bulan. “katanya.

BACA JUGA :  Konflik ini memuncak dalam pertemuan di Kantor Camat Teluk Bayur. Masjid yang lama saja berukuran 16×16 meter, Mengapa sekarang membantu bertambah kecil.

perangkat desa tersebut juga menambahkan. “Kami ini mau minta Hak kami, bukan minta Hak orang lain. jadi tolong dan tolong jangan terlalu banyak aturan dan prosedur biar tidak Ruweet. dari pihak bank jatim dan pemerintah terkesan menyalahkan kami pemerintah desa. kadi ruweet kayak gini. “imbuh nya.

saat team media mengkonfirmasi pimpinan bidang kredit bank Jatim cabang Kraksaan “Topan” terkait informasi yang di diga di sebar oleh pegawai oknum bank jatim maron. dirinya menjelaskan tentang pembukaan siltap yang di blokir.

BACA JUGA :  Dana Desa 2026 di Teluk Bayur Kecamatan Tekankan Transparansi.pengawasan dilakukan melalui monitoring administrasi dan pengecekan lapangan terhadap proyek-proyek yang menggunakan Dana Desa

“Terkait blokiran dibuka 2 nanti bisa saja masing masing rekening beda kondisi pak, jadi tidak bisa langsung disama ratakan. Kalaupun setelah dibuka 2 blokiran ada yang merasa kurang sesuai nanti bisa diinfokan untuk kita lihat mutasi dan histori blokiran dan pembayaran angsuran nya. “Jelas nya.

pimpinan bidang kredit bank Jatim cabang Kraksaan juga mengatakan. “Jadi yang kita sampaikan nanti utk blokiran yang dulu 6 menjadi 4. Dan bertahap.. biasanya kalau kita sudah bisa motong langsung kita buka blokiranya. Diusahakan sebelum akhir bulan sudah tuntas. Syukur syukur bisa lebih cepat bisa dalam minggu ini selesai. Ngoten sementara infonya pak. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis
Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 
Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam
Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli
Keluarga Kuat, Pemasyarakatan Hebat, Lapas Bangko Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Lewat Upacara Penuh Makna
Terindikasi di Salahgunakan Demi Kepentingan Pribadi, Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Jadi Ladang Basah
Berita ini 426 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:25 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:09 WIB

Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:08 WIB

Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Senin, 29 Juni 2026 - 20:06 WIB

Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam

Berita Terbaru