Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis

- Publisher

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Lakukan Investigasi sebagai tindak lanjut dari permohonan pembatalan 4 sertifikat desa Gading kulon Kecamatan Banyuanyar. Pasal nya, 4 sertifikat tersebut diduga cacat Administrasi dan Yuridis sebagaimana berita yang telah di tayangkan sebelumnya.30/06/2026.

Miris nya, Informasi yang beredar, pada saat petugas ATR/BPN sampai di kantor desa Gading kulon. Oknum Sekdes “MS” malah menghilang di saat jam kerja. Terkesan menghindar dari tugas dan tanggung jawab atas perlengkapan persyaratan pendaftaran Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018.

Berdasarkan informasi yang di himpun oleh Kabiro media Nasional Suara Utama. Oknum Sekdes Gading kulon “MS” Sebelum Petugas ATR/BPN datang, Oknum sekdes sempat ngobrol dengan Kepala desa Gading kulon “H. Jumadi” di kantor Desa Gading kulon.  Oleh karenanya, semakin kuat dugaan ke tidak beresan dalam proses penerbitan sertifikat PRONA dan PTSL.

“Pagi tadi oknum sekdes ada di kantor desa. Namun, setelah petugas BPN datang, Oknum sekdes tidak ada. Sehingga Kepala desa mengutus Salah satu aparatur desa untuk menjemput nya. Tapi walaupun di jemput sampai sekitar 5 kali tidak datang juga. Katanya tidur, padahal itu jam kerja. “Kata salah satu warga.

BACA JUGA :  Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 

Petugas ATR/BPN kabupaten Probolinggo di informasikan langsung menunju lokasi sengketa di dusun Krajan 01 RT 06 RW 02 Desa Gading kulon. Menemui pemilik sertifikat Hak milik Nomor 129 PRONA tahun 2010. Luas 207 M². Yang diduga dasar leter C nya menindih Leter C atas nama “Djawan Satino” dan membongkar paving yang di bangun oleh pemerintah desa Gading kulon.

BACA JUGA :  Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Salah satu pemohon pembatalan sertifikat yang merupakan ahli waris sah dari Djawan Satino berharap. Agar petugas ATR/BPN profesional. Tidak terpengaruh dengan tipu daya oknum yang macak sedih di hadapan nya. Menurutnya, memang pandai untuk berekspresi.

“Kami berharap petugas ATR/BPN kabupaten Probolinggo tidak terbuai dan terpengaruh dengan akting pemilik sertifikat Nomor 129. Itu memang pandai dan lihai untuk mengelabui petugas, seolah olah dia korban. 11, 12 sama oknum Sekdes Gading kulon. “Harap nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan
Bapelkum Bitung Pastikan Pelatihan Berdampak Nyata, Evaluasi Kompetensi ASN di Kanwil Kemenkum Sulsel
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam
BPN BATANG HARI MANDUL? KASUS PENYUSUTAN TKD MALAPARI JALAN DI TEMPAT, RAKYAT CIUM AROMA PEMBIARAN MAFIA TANAH!
Suara Masyarakat Jadi Prioritas, Bapelkum Bitung Ikut Forum Nasional “Pasti Ada Solusi”
Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025 Barito Selatan Ditunda
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:47 WIB

Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:53 WIB

Bapelkum Bitung Pastikan Pelatihan Berdampak Nyata, Evaluasi Kompetensi ASN di Kanwil Kemenkum Sulsel

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59 WIB

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:54 WIB

BPN BATANG HARI MANDUL? KASUS PENYUSUTAN TKD MALAPARI JALAN DI TEMPAT, RAKYAT CIUM AROMA PEMBIARAN MAFIA TANAH!

Berita Terbaru