Prajurit Muda TNI Tewas Usai Dirawat di ICU, Diduga Dianiaya Rekan Sendiri

- Writer

Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, NAGEKEO NTT 

Foto (Ruang jenazah Rumah Sakit Aeramo)

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

 

 

Prada Lucky Namo (23), prajurit muda dari Satuan Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere, meninggal dunia secara tragis pada Rabu, 6 Agustus 2025. Ia menghembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Aeramo, Nagekeo, setelah dirawat intensif selama empat hari.

Namun kematian prajurit itu kini berubah menjadi tanda tanya besar. Menurut sumber dari berbagai media, Prada Lucky diduga kuat menjadi korban penganiayaan oleh rekannya sendiri sesama prajurit TNI.

BACA JUGA :  Oknum Penjaga SDN Kedungcaluk 01 Ingin Menyicil Satu Tahun, Korban Menolak Biarkan Proses Hukum Berjalan 

Sumber medis menyebutkan, Prada Lucky sempat dibawa ke RSUD Aeramo pada Sabtu (2/8) dalam keadaan sadar. Saat diperiksa di ruang Radiologi, ia bahkan sempat mengaku kepada dokter bahwa dirinya mengalami kekerasan fisik dari rekan satuan.

Temuan medis juga menunjukkan adanya luka lebam dan sayatan di sekujur tubuhnya. Hal ini diperkuat dengan dokumentasi foto jenazah yang beredar dan menunjukkan kondisi tubuh yang tidak wajar.

BACA JUGA :  Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT

Ayah korban, Sersan Mayor Christian Namo, adalah prajurit aktif di Kodim 1627/Rote Ndao. Ia kini berada di rumah sakit, mendampingi jenazah sang anak yang akan segera diberangkatkan ke Kupang untuk dimakamkan secara militer.

Sayangnya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Batalyon TP 834/WM. Komandan Batalyon, Letkol Inf Justik Handinata, dikabarkan sedang berada di Kupang. Komandan Kompi juga tidak tampak hadir di rumah sakit sejak awal insiden ini terjadi.

BACA JUGA :  Seluruh Petugas Lapas Kelas IIB Bangko Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif Narkoba

Kematian Prada Lucky menambah deret panjang pertanyaan tentang sistem pengawasan dan pembinaan internal di tubuh TNI. Bagaimana mungkin prajurit muda bisa meregang nyawa di tangan rekan sendiri, bukan di medan tugas?

Saat ini, jenazah Prada Lucky Namo masih berada di kamar jenazah RSUD Aeramo, didampingi kedua orangtuanya, sambil menunggu proses pemulangan ke kampung halaman di Kupang

Penulis: Severinus Je

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Polres Bitung Salurkan Bantuan Sosial di Masjid Jami An Nur, Perkuat Kepedulian di Bulan Suci Ramadan
Alat Berat Menggila di Air Batu, Geopark Merangin Terancam Rusak, Kemana Penegak Hukum?
Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi
Usai Pemberitaan Viral, Baliho Larangan PETI Terpasang di Jembatan Desa Jelatang
PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?
Aliansi Umat Islam Babel Geruduk DPRD, Tolak Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace
TL Koordinator SPPG Kab. Probolinggo Belum Kelar, Perihal Dugaan Menyalahi Aturan Oknum Dapur MBG Desa Karanggeger 
Kolam Renang Olbek Diduga Belum Melengkapi Komponen Keselamatan , Nyawa Pengunjung Melayang
Berita ini 321 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:49 WIB

Polres Bitung Salurkan Bantuan Sosial di Masjid Jami An Nur, Perkuat Kepedulian di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:31 WIB

Alat Berat Menggila di Air Batu, Geopark Merangin Terancam Rusak, Kemana Penegak Hukum?

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:02 WIB

Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:32 WIB

Usai Pemberitaan Viral, Baliho Larangan PETI Terpasang di Jembatan Desa Jelatang

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:12 WIB

PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?

Berita Terbaru