Nama Satar Kembali Mencuat: Penampung Emas Ilegal di Tanjung Ilir Tabir Diduga Beroperasi Bebas

- Writer

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penampung hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Tabir kembali menjadi sorotan. Meski sebelumnya sempat diberitakan dan mendapat perhatian publik, penampungan emas ilegal di wilayah ini diduga kembali beroperasi tanpa rasa gentar sedikitpun terhadap Aparat Penegak Hukum (APH).

Fenomena maraknya penadah emas ilegal ini dinilai menjadi salah satu pemicu terus bertahannya praktik PETI di daerah tersebut. Keberadaan penampung membuat para penambang ilegal semakin mudah menjual hasil aktivitas yang jelas melanggar hukum itu.

Pada Kamis (4/12/2025), tim media ini kembali melakukan penelusuran lapangan.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Nama Satar Kembali Mencuat: Penampung Emas Ilegal di Tanjung Ilir Tabir Diduga Beroperasi Bebas Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

 Dari hasil pantauan, sejumlah penadah tampak masih bebas beroperasi. Salah satunya diduga milik seorang pria bernama Satar di Desa Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, yang terlihat tetap menjalankan aktivitas pemurnian emas tanpa hambatan.

Sebelumnya, media ini juga pernah mengungkap keberadaan lokasi penadahan yang diduga milik Satar tersebut. Namun, hingga kini, aktivitas itu justru terlihat semakin terbuka dan seolah-olah kebal dari tindakan hukum.

BACA JUGA :  Kades Karang Berahi Bantah Keras Isu Pungli PTSL

Dari pengamatan di lokasi, proses pembakaran emas ilegal berjalan tanpa gangguan. Kegiatan yang seharusnya ditindak tegas itu tampak berlangsung aman-aman saja. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa aktivitas tersebut nyaris tidak tersentuh oleh APH.

Seorang pekerja PETI—sebut saja “Jadul”—mengakui bahwa ia sudah lama menjual hasil tambang ilegalnya ke tempat penampungan tersebut.

“Iya bang, penampung emas di Tanjung Ilir itu punya bang Satar. Sudah lama dio jadi toke bakar emas, dak pernah kena razia. Entah apo bekingnyo, gelap-gelap bae, tapi dio masih terus bakar di dalam situ,” ungkapnya.

Dugaan pembiaran ini semakin memperkuat pertanyaan publik: siapa sebenarnya yang berada di balik keberanian para penadah emas ilegal sehingga mereka tampak tak tersentuh hukum?

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Gudang Minyak di Kampung Baruh Tabir Dilalap Si Jago Merah, Satu Unit Mobil Kijang LGX Ikut Terbakar
Panen Raya Serentak, Lapas Bangko Wujudkan Kemandirian Pangan dan Kepedulian Sosial
Usulan Pengurus Masjid Nurul Huda Desa Kampung Baru Terealisasi, Meski Hanya Dapat Pembangunan Toilet
Trotoar Granit Jalur 2 DPRD Merangin Diduga Asal Jadi, Banyak Retak dan Keropos
Turun ke Lokasi Banjir, Wabup Iing Andri Supriadi Diserbu Masyarakat Pagelaran yang Antusias
Diduga Kabur Saat Penangkapan Narkoba, Ayub Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Tabir
Boentuka Dilanda Banjir, ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS Beri Bantuan
Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gudang Minyak di Kampung Baruh Tabir Dilalap Si Jago Merah, Satu Unit Mobil Kijang LGX Ikut Terbakar

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:39 WIB

Panen Raya Serentak, Lapas Bangko Wujudkan Kemandirian Pangan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:08 WIB

Usulan Pengurus Masjid Nurul Huda Desa Kampung Baru Terealisasi, Meski Hanya Dapat Pembangunan Toilet

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:57 WIB

Trotoar Granit Jalur 2 DPRD Merangin Diduga Asal Jadi, Banyak Retak dan Keropos

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:09 WIB

Turun ke Lokasi Banjir, Wabup Iing Andri Supriadi Diserbu Masyarakat Pagelaran yang Antusias

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:36 WIB

Diduga Kabur Saat Penangkapan Narkoba, Ayub Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Tabir

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:47 WIB

Boentuka Dilanda Banjir, ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS Beri Bantuan

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:05 WIB

Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum

Berita Terbaru