Meriah! Pawai Ogoh-Ogoh di Simpang Pematang Sambut Hari Suci Nyepi Caka 1947 Tahun 2025

- Publisher

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA , Mesuji – Puncak perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1947 di Kabupaten Mesuji berlangsung meriah dengan digelarnya Pawai Ogoh-Ogoh pada Minggu, 23 Maret 2025. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIN ini menghadirkan 10 ogoh-ogoh dari berbagai desa dan menarik perhatian ratusan masyarakat yang memadati Alun-Alun Simpang Pematang.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mesuji, I Komang Sutiaka, menyampaikan bahwa pawai ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. “Ogoh-ogoh melambangkan sifat buruk manusia yang harus dimusnahkan. Pawai ini adalah wujud dari upaya membersihkan alam semesta dari kejahatan dan kekacauan, menyambut tahun baru dengan batin yang suci, serta menyingkirkan sifat-sifat negatif seperti keserakahan dan kekejian,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 

Semarak Pawai Ogoh-Ogoh: Budaya dan Spiritualitas Bersatu

Peserta pawai berasal dari 33 desa di Kabupaten Mesuji. Mereka membawa ogoh-ogoh yang dibuat dengan berbagai ukuran dan bentuk, mencerminkan berbagai karakter mitologi yang melambangkan keburukan. Pawai dimulai dari pasar Simpang Pematang dan berakhir di Alun-Alun Simpang Pematang, diiringi oleh irama gamelan yang menggema di sepanjang rute perjalanan.

Setibanya di alun-alun, acara berlanjut dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang semakin memeriahkan suasana. Masyarakat yang hadir, baik dari kalangan umat Hindu maupun non-Hindu, turut menikmati keindahan dan kekhidmatan prosesi ini.

Dok. Suara Utama-Salah satu Ogoh-ogoh dan peserta Pawai yang menunggu giliran tampil

Melestarikan Budaya, Memperkuat Harmoni

Pawai Ogoh-Ogoh bukan hanya menjadi bagian dari ritual keagamaan, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya di tengah masyarakat yang heterogen. Acara ini membuktikan bahwa keberagaman adat dan kepercayaan di Mesuji dapat hidup berdampingan dengan penuh harmoni.

BACA JUGA :  Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Dengan semangat kebersamaan, perayaan Nyepi tahun ini diharapkan membawa keberkahan dan ketenangan bagi seluruh umat, sekaligus mengajarkan nilai-nilai luhur untuk meninggalkan sifat negatif dan menyambut masa depan dengan hati yang lebih bersih.

Berita Terkait

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis
Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 
Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam
Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli
Keluarga Kuat, Pemasyarakatan Hebat, Lapas Bangko Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Lewat Upacara Penuh Makna
Terindikasi di Salahgunakan Demi Kepentingan Pribadi, Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Jadi Ladang Basah
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:25 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:09 WIB

Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:08 WIB

Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Senin, 29 Juni 2026 - 20:06 WIB

Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam

Berita Terbaru