Melaporkan Politik Uang, Rio Wijayakusuma Hadapi Ancaman Pembunuhan  

- Publisher

Minggu, 1 Desember 2024 - 00:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Pandeglang, 1 Desember 2024 – Rio Wijayakusuma, pelapor kasus politik uang pada Pilkada Banten dan Pandeglang 2024, kini menghadapi ancaman serius pasca melaporkan dugaan pelanggaran tersebut ke Bawaslu Pandeglang pada Rabu, 27 November 2024. Ancaman tersebut dilaporkan melibatkan salah satu anak dari individu yang terekam dalam video dugaan politik uang yang diserahkan Rio sebagai barang bukti.

 

Rio mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman berupa kata-kata kasar hingga bermuatan ancaman pembunuhan yang disampaikan melalui akun Facebook bernama M Rizky serta pesan suara di WhatsApp. Ancaman tersebut semakin menambah tekanan psikologis bagi Rio sebagai warga yang hanya berupaya memperjuangkan transparansi dan keadilan dalam pemilu.

 

“Saya tidak pernah membayangkan tindakan saya melaporkan politik uang, yang bertujuan untuk menjaga integritas demokrasi, akan berujung pada ancaman terhadap nyawa saya. Ini adalah situasi yang sangat berat, dan saya berharap penegakan hukum dapat memberikan perlindungan kepada saya,” ungkap Rio.

 

Salah satu tim kuasa hukum Rio, Alfa Febri Ramadhan, S.H, menyatakan bahwa kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Pandeglang pada pukul 23.30 WIB, dengan harapan agar kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku. “Ancaman terhadap nyawa adalah persoalan serius yang tidak bisa dibiarkan. Kami meminta agar Polres Pandeglang segera mengusut kasus ini secara mendalam, mengingat klien kami hanya menjalankan hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang peduli terhadap demokrasi,” tegas Rama.

BACA JUGA :  Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

 

Ia juga menambahkan bahwa tindakan ini tidak hanya mengancam keselamatan kliennya, tetapi juga menjadi preseden buruk dalam upaya pemberantasan politik uang. “Jika pelapor yang berani bersuara justru diteror, maka ini akan menciptakan efek jera bagi masyarakat lain untuk melaporkan pelanggaran. Ini jelas mengancam cita-cita demokrasi yang bersih dan berintegritas.”

BACA JUGA :  Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

 

Rio dan tim kuasa hukumnya berharap agar kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini secara serius. Mereka juga meminta jaminan perlindungan hukum agar Rio dapat melanjutkan perjuangannya tanpa rasa takut. “Keselamatan Rio adalah prioritas utama kami saat ini. Kami percaya Polres Pandeglang memiliki kapasitas untuk menegakkan hukum dengan adil, tanpa pandang bulu,” tutup Rama.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan politik uang membutuhkan keberanian dan dukungan hukum yang kuat. Rio, dengan segala risiko yang ia hadapi, menunjukkan bahwa integritas adalah fondasi yang tidak bisa dikompromikan dalam berdemokrasi.

Penulis : Idgunadi Turtusi

Editor : Idgunadi Turtusi

Sumber Berita: Tim Hukum Rio Wijayasumuah

Berita Terkait

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
Kades Renah Alai Mangkir dari Panggilan Penyidik Polres Merangin, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang
Hakim Mengaku Tak Terima BAP Saksi, Penasihat Hukum Pertanyakan Keabsahan Pembuktian Jaksa
Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka
Satreskrim Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pemkot, Satu Terduga Pelaku Diamankan
Rawan Curanmor di Bandung
Kurang dari 24 Jam, Polsek Matuari Ungkap Kasus Pencurian Emas dan Ponsel Senilai Rp72 Juta
Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Bitung Diamankan
Berita ini 538 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Kades Renah Alai Mangkir dari Panggilan Penyidik Polres Merangin, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Hakim Mengaku Tak Terima BAP Saksi, Penasihat Hukum Pertanyakan Keabsahan Pembuktian Jaksa

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:24 WIB

Satreskrim Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pemkot, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/