Keajaiban Sepertiga Malam Terakhir: Ketika Rahmat Ilahi Menyapa Bumi

- Publisher

Kamis, 13 Februari 2025 - 12:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA –   Sepertiga malam terakhir. Waktu sunyi ketika dunia terlelap dalam mimpi, namun langit justru membuka lebar pintunya. Bagi umat Muslim, waktu ini bukan sekedar pergantian jam menuju fajar, melainkan sebuah momen istimewa yang diyakini penuh berkah dan keutamaan. Keyakinan ini berakar kuat pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, sebuah hadits yang sering kita dengar dan menjadi motivasi untuk menghidupkan malam dengan ibadah.

Hadits tersebut berbunyi, “Rabb kita turun ke langit dunia pada paruh malam yang akhir pada setiap malamnya.” Redaksi yang jelas dan tegas ini menimbulkan pertanyaan dan sekaligus harapan. Siapakah “Rabb kita” yang dimaksud? Dan apa makna “turun” dalam konteks keagungan Ilahi?

Penting untuk memahami bahwa dalam teologi Islam, Allah SWT Maha Suci dari segala keterbatasan ruang dan waktu. “Turun” di sini bukanlah perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain sebagaimana makhluk ciptaan-Nya. Sebaliknya, “turun” dalam hadits ini adalah kinayah atau metafora yang menggambarkan turunnya rahmat, kasih sayang, dan ampunan Allah SWT . Ini adalah bentuk kedekatan Ilahi yang luar biasa, sebuah isyarat bahwa Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya, terutama di waktu yang penuh kedamaian ini.

Lalu, bagaimana dengan keyakinan turunnya malaikat di sudut malam terakhir? Meskipun hadits utama ini tidak secara eksplisit menyebutkan malaikat, pemahaman Islam secara umum waktu yang penuh rahmat ini dengan kehadiran para malaikat. Malaikat rahmat dan malaikat yang mencari majelis zikir diyakini turun ke bumi, membawa serta keberkahan dan mengamini doa-doa hamba yang munajat di lingkaran malam. Kehadiran mereka menjadi simbol penghormatan terhadap waktu yang mulia ini, memperkuat suasana khusyuk dan spiritual.

Mengapa bermimpi malam terakhir begitu istimewa hingga menjanjikan kemustajaban doa? Ada beberapa alasan mendasar yang menjadikan waktu ini sangat utama:

Pertama, ketenangan dan keikhlasan. Di saat dunia terlelap, ibadah yang kita lakukan di segmen malam terasa lebih khusyuk dan ikhlas. Jauh dari riya’ dan gangguan duniawi, hati lebih mudah fokus dan terhubung dengan Sang Khalik.

BACA JUGA :  Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan

Kedua, bukti keimanan dan kesungguhan. Bangun dari tidur nyenyak di keheningan malam untuk menghadap Allah SWT adalah wujud keimanan yang mendalam dan kesungguhan dalam mencari ridha-Nya. Ini adalah pilihan sadar untuk mendahulukan panggilan Ilahi di atas kenyamanan diri sendiri.

Ketiga, janji Allah SWT yang tegas. Kelanjutan hadits tersebut menegaskan janji Allah SWT: “Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri, dan siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, akan Aku ampuni.” Janji ini adalah motivasi terbesar, sebuah kepastian bahwa Allah SWT sangat membuka pintu pengampunan dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya di waktu mustajab ini.

Lalu, bagaimana cara kita memanfaatkan keajaiban keajaiban malam terakhir ini? Ibadah yang paling dianjurkan tentu saja adalah sholat tahajud . Sholat sunnah malam ini adalah mahkota ibadah pada waktu tersebut. Selain sholat, berdoa dengan khusyuk adalah amalan utama. Curahkan segala isi hati, permohonan, dan harapan kepada Allah SWT dengan keyakinan penuh. Jangan lupa juga untuk memperbanyak zikir dan membaca Al-Quran , aktivitas yang semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

BACA JUGA :  Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

Sepertiga malam terakhir bukan sekadar waktu antara tidur dan bangun. Ia adalah jendela rahmat Ilahi yang terbuka lebar, kesempatan emas untuk meraih keberkahan, belas kasihan, dan kedekatan dengan Allah SWT. Mari kita hidupkan malam-malam kita dengan ibadah, meraih keajaiban malam terakhir, dan merasakan sendiri manisnya munajat di kenyamanan malam.

Kutipan Sumber:

Hadits Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA: “Rabb kita turun ke langit dunia pada sudut malam yang akhir pada setiap malamnya.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim serta perawi hadits terpercaya lainnya).

Catatan: Penjelasan mengenai makna “turun” sebagai kinayah rahmat Allah SWT didasarkan pada pemahaman teologi Islam yang luas dan diakui oleh mayoritas ulama.

Penulis : M.Junaidi Halawa

Editor : M.Junaidi Halawa

Sumber Berita: Hadits Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA: “Rabb kita turun ke langit dunia pada sudut malam yang akhir pada setiap malamnya.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim serta perawi hadits terpercaya lainnya).

Berita Terkait

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Koperasi Desa: Kesejahteraan atau Kontrol Negara?
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan
Mengembalikan Marwah Penegakan Hukum
Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Koperasi Desa: Kesejahteraan atau Kontrol Negara?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:55 WIB

Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:15 WIB

Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand