FES 2025 Dorong Kolaborasi Positif Generasi Muda Lewat Sport, Expo, dan SEKSOS

- Publisher

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta dan panitia FES 2025 usai pelaksanaan kegiatan SPORT Collaboration Fairy – EXPO – SEKSOS di GOR Ramajaya, Tropodo, Waru, Sidoarjo, Rabu (3/12/2025).

Foto bersama peserta dan panitia FES 2025 usai pelaksanaan kegiatan SPORT Collaboration Fairy – EXPO – SEKSOS di GOR Ramajaya, Tropodo, Waru, Sidoarjo, Rabu (3/12/2025).

SUARA UTAMA – Sidoarjo, 12 Desember 2025 – Festival Edukasi dan Sport (FES) 2025 menjadi ruang kolaborasi positif bagi generasi muda dengan mengusung konsep SPORT Collaboration Fairy – EXPO – SEKSOS. Kegiatan ini digelar di GOR Ramajaya, Jalan Raya Tropodo, Waru, pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 18.00 hingga 20.00 WIB, dan diikuti oleh mahasiswa serta masyarakat umum.

FES 2025 tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang mendorong nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, serta interaksi sosial yang sehat. Melalui perpaduan olahraga, pameran, dan ruang interaksi, acara ini memberikan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, bakat, serta kreativitas secara positif.

BACA JUGA :  Website Disdik Jabar Malfungsi Massal, Ribuan Wali Murid Terjebak 'Prank' Pengumuman

Sejak awal kegiatan, GOR Ramajaya dipenuhi oleh pengunjung yang antusias mengikuti berbagai rangkaian acara. Aktivitas olahraga yang digelar mampu membangun semangat kompetisi yang sehat, sementara area expo menjadi ruang promosi kreativitas, inovasi, dan potensi komunitas mahasiswa. Kehadiran konsep SEKSOS juga membuka ruang interaksi yang memperkuat jejaring antarkomunitas dan mempererat solidaritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan seperti FES 2025 dinilai penting untuk terus didukung oleh berbagai kalangan, baik akademisi, komunitas, maupun masyarakat luas. Selain memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda, acara ini juga berkontribusi dalam membangun lingkungan sosial yang aktif, inklusif, dan produktif.

BACA JUGA :  Shohwatul Is’ad Dominasi O2SN 2026, SMA Raih Juara Umum dan SMP Borong Prestasi

Salah satu mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Rico, menyampaikan bahwa FES 2025 merupakan contoh kegiatan positif yang patut diapresiasi.

“FES 2025 ini sangat positif dan layak didukung banyak pihak. Konsepnya menyatukan olahraga, expo, dan ruang interaksi yang membangun. Kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana pengembangan diri mahasiswa sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujar Rico.

BACA JUGA :  Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut

Menurutnya, kegiatan kolaboratif semacam ini mampu mendorong mahasiswa untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan komunitas, sekaligus menjauhkan generasi muda dari aktivitas yang kurang produktif.

Ia berharap FES 2025 dapat menjadi agenda rutin dan dikembangkan dalam skala yang lebih luas ke depannya, dengan melibatkan lebih banyak kampus, komunitas, serta unsur masyarakat lainnya.

Melalui FES 2025, diharapkan terbangun semangat kolaborasi lintas kalangan yang berkelanjutan, serta tercipta ruang-ruang positif bagi generasi muda untuk berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial, olahraga, dan pengembangan kreativitas.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan
Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama
Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:37 WIB

Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB