Cekcok Diduga Berakibat Saling Gigit Saling Lapor, DPC Ormas Brigkom TKN Akan Kawal Laporan dan Ini Fersi Oknum Kades

- Publisher

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Viral video di group whatsap,di antara Exsapator “MAHARDIKA RENTAL” dengan sepeda motor Nopol N 3721 QJ. Dua orang menggunakan baju hitam yang salah satunya merangkul leher nya dari arah belakang dan terdengar suara menggunakan bahasa Madura “Mak ngekek Ben hah, Mak ngekek ben” (Kok gigit kamu, hah, Kok gigit kamu). Nampak dalam video beberapa orang sedang melerai nya. 10/04/2026.

Informasi yang di himpun oleh team media dua orang yang diduga melakukan kekerasan, Oknum Pengurus Pusat Ormas Brigkom Tapal Kuda Nusantara Sayap dari Tapal Kuda Nusantara (TKN) “JY” Sementara lawan nya “MT” Oknum Kepala Desa Patemon Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Pihak Brigkom Tapal Kuda Nusantara yang mengaku sebagai Korban telah melaporkan ke Polres Probolinggo dengan bukti lapor Nomor STTLP/B/77/IV/2026/SPKT/POLRES PROBOLINGGO/POLDA JATIM tanggal 10 April 2026. Sementara Oknum kades “MT” diduga membuat laporan di Polsek Pakuniran.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Brigkom Tapal Kuda Nusantara Kabupaten Probolinggo “Reza” Secata tegas mengatakan, Pihak nya akan terus mengawal kasus dugaan kekerasan yang menimpa kepada Dewan Pengurus Pusat Brigkom Tapal Kuda Nusantara yang telah di laporkan ke polres Probolinggo.

“Tentu Kami sangat menyayangkan dugaan arogansi oknum kades Patemon, Seharusnya jika ada permasalahan di wilayah di sikapi dengan baik entah melalui mediasi atau cara-cara kekeluargaan. Atas Insiden ini kami bertekad akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. “Tegas nya.

BACA JUGA :  Perselisihan antar pekerja lokal dikutai timur. Pemutusan hubungan kerja, Belum menemui titik terang. 

Sementara video yang beredar klarifikasi oknum kades Patemon kecamatan Pakuniran “MT” mengatakan bahwa pihak nya bukan menutup dan menghalangi pekerjaan orang. Namun, Ia mengaku agar kondusif terlebih dahulu di karena ada pengaduan warga atas dugaan penyerobotan dan pengrusakan. Di akhir video Ia menjelaskan insiden gigit mengigit.

“Itu bukan Pemukulan, saya juga tau, saya cuman merangkul ada video nya. ketikan saya merangkul saya di gigit. mungkin dia mau cium pipi saya. sehingga luka seperti ini. tidak apa apa di cium. lihat saja nanti ciuman nya, apa ini nanti jadi titanus belum tau pipi saya ini. Takut nya ini tetanus soal nya bekas bekas ini belum di bersihkan. “Katanya.

BACA JUGA :  LSM BAKIN BONGKAR SKANDAL MAFIA TANAH MUARA SINGOAN: KORPORASI SEROBOT LAHAN WARGA, KADES AKUI ‘DOSA’ DI DEPAN JAKSA!

Masih di akhir video klarifikasi oknum kades Patemon kecamatan Pakuniran. Ia mengaku bahwa tangan lawan nya di masuk kan ke mulut nya dan kemungkinan terkena gigitan juga. Sembari menunjukkan pipi nya yang terkena gigitan dan bibir nya yang luka.

“Mudah mudahan sembuh tidak jadi tetanus ke saya. sama bibir ini lagi, memang di sana tangan nya luka, lawong tangan nya itu di masuk kan ke mulut saya, kemungkinan kena gigit juga, ini bibir saya luka juga. kalau saya tidak mungkin tetanus, mana mungkin kayak saya ada titanus nya. ya gak tau juga. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:31 WIB

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Berita Terbaru

Berita Utama

Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB