Demi Keadilan, Sang Kakak APW Sampaikan Siapa Sebenarnya Herminingsih dan drh Adi Hermawan 

- Publisher

Rabu, 17 Januari 2024 - 22:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Meskipun Pahit, APW Kisahkan Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan tuk Perjuangkan Keadilan

Meskipun Pahit, APW Kisahkan Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan tuk Perjuangkan Keadilan

SUARA UTAMA – Bismillahirrahmanirrahim, Ini Kisah nyata, ku ingin sampaikan secara fakta. Dan aku akui, tak semua kehidupan indah dimataku. Kadang semua orang merasakan kebahagiaan bersama keluarganya masing – masing.

*/Dapatkan Kabar terbaru dan follow di Google News Berita SUARA UTAMA

Berjalan berkisar 10 tahun, aku bersama kedua adek yang sebelumnya hidup bahagia tinggal di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan dan diajak paksa pergi menuju Yogyakarta, namun sebelumnya sempat berada di Riau. Sampai aku tidak tamat belajar di sekolah gara – gara ulahnya.

Demi Tegakkan Keadilan, Sang Kakak APW Sampaikan Siapa Sebenarnya Herminingsih dan drh Adi Hermawan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA : Palsukan Identitas, drh Adi Hermawan Lulusan UGM dan Herminingsih alias Shafiyya Rahasiakan Kebohongan Bertahun Tahun

Kisah Nyata Aisyah Putri Widodo beserta Kedua Adeknya Mohan dan Aziz keluarga dari HW atas Perpisahan atas Pelakor Adi Hermawan. FOTO: APW dan AH/Dok. Internal (SUARA UTAMA)
Kisah Nyata Aisyah Putri Widodo beserta Kedua Adeknya Mohan dan Aziz keluarga dari HW atas Perpisahan atas Pelakor Adi Hermawan. FOTO: APW dan AH/Dok. Internal (SUARA UTAMA)

10 Tahun Tangisi Kehidupan, Aisyah Putri Widodo Ungkap Kejahatan Hermingsih dan Adi Hermawan

Keluargaku pisah, namun pisah melarikan diri dari Ayah kandung dari ajakan Ibu yang menjalin hubungan bersama sahabat dari Ayah untuk menjali kehidupan baruku. Dan perlu disadari Adi Hermawan sahabat Ayah, dia pernah susah dan kita bantu, namun ia berkhianat serta tidak tahu balas budi.

BACA : Ahli Pers dari Dewan Pers dan Pemerhati Jurnalis Siber Ikuti Pelatihan AR Learning Center dengan Sang Mentor Mas Andre Hariyanto

Singkat cerita, perpisahan keluargaku dibilang tidak resmi, karena kedua orangtuaku berpisah tanpa secara hukum, yang mana artinya pisah ranjang dan masih sah. Dengan usia yang masih kecil bersama adek – adek tentu ada rasa kegelisaan, ketakutan, kekecewaan dan meratapi nasib karena pada zaman kecilku, tentu tidak paham permasalahan keluarga yang kini baru kusadari.

BACA : Penyidik Polresta Sleman Layangkan Surat Panggilan ke Istri Adi Hermawan, Hermi Ningsih atas Dugaan Pencurian

“Ingin rasanya berkali – kali ku bunuh diri menjalani ini semua, tapi Allah SWT pasti tahu semua kebenaran dan membantu hambahnya,” ucap Aisyah Putri Widodo (APW) sebagai anak pertama dari pernikahan HW bersama Hermi Ningsih dan kini Herminingsih menghapus jejaknya sampai berani merubah dan memalsukan namanya menjadi Shafiyya Yasmina Khairunnisa Akollo untuk menikah lagi dengan drh. Adi Hermawan dari perselingkuhannya dan rela melakukan pemalsuan identitas yang sudah berjalan bertahun – tahun karena pernikahan ini dilakukan tanpa kejujuran salah satunya tidak ada perceraian secara resmi dan mengaku masih perawan serta mualaf (non muslim masuk islam), bahkan Ibu dulu di mertua barunya, menganggapku dan adek adalah anak Yatim.

BACA : DPP Laskar Pemberantasan Korupsi, Mas Andre Hariyanto Ajak Hindari Uang Haram dan Jangan Khawatir Rezeki

“Sedih sekali, ya emang sedih bahkan tak semangat hidup, dimana selama kurang lebih 10 tahun berjalan aku beserta kedua adek saya yakni Mohan dan Aziz (yang kini bersekolah di SMP Muhammadiyah 1 Godean Sleman) tidak pernah berkomunikasi sama sekali dengan ayah kandungku karena larangan Adi Hermawan yang terus – menerus menghantui, dan aku tidak punya KTP serta semua berkas seperti KK, Akte dan lainnya disimpan ketat oleh Ibuku beserta berkas – berkas penting Ayah kandungku yang dia curinya karena takut kebohongannya sampai diketahui orang, namun Alhamdulillah, KTP pribadiku sudah ku urus bersama suamiku yang membantu perjalanan Jawa Sumatera PP untuk mengurus semuanya,” ratap dan tangis Aisyah Putri Widodo istri dari Penulis Buku “Mutiara Hikmah” Mas Andre Hariyanto, C.PS, CFNLP, CLMA, CT yang memberanikan diri menyampaikan kebohongan mereka (Adi dan Hermi/Shafiyya) bertahun – tahun demi memperjuangkan kebenaran dan keadilan yang didukung penuh oleh suaminya beserta ayah kandungnya.

BACA : Sekjen DPP Anti Narkoba, Mas Andre: Narkotika Membunuhmu, Cintai dan Sayangilah Dirimu Sendiri

Besar harapanku, segelintir kisahku ini bisa membuat para pembaca bisa membantu masalah ini dan tidak ada yang menghalang – halangi perjuanganku dalam menjaga adek – adekku dan mengembalikan kepada ayah kandungku sebagai kepala keluargaku serta hak – hak ku yang dirampas mereka berdua.

BACA JUGA :  GOR SMKN 6 Disewakan
Meskipun Pahit, APW Kisahkan Fakta atas Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan
Meskipun Pahit, APW Kisahkan Fakta atas Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan

BACA : Tersadar Berkas Identitas dan Yayasan Hilang di Sekretariat, Mas Andre Hariyanto Melaporkan di Kepolisian Perihal Pencurian

“Bagi pembaca yang ingin mengetahui keseluruhan ceritaku, tentu sangat panjang disampaikan. Diriku siap memberikan keterangan bila itu dibutuhkan dalam keadaan yang nyaman dengan berbagai bukti yang masih terselamatkan, mohon maaf dan terima kasih,” terang dan tegas perempuan bercadar ini dalam mengharap ridho Allah SWT dan wanita Hijrah.

BACA JUGA :  BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Sekilas Adi Hermawan

Diketahui dalam konfirmasi, Adi Hermawan merupakan lulusan Profesi Dokter Hewan 2007-02-21 Universitas Gadjah Mada UGM Yogyakarta dan pernah menjadi dokter hewan di Dairyland Farm Theme Park Puncak Bogor Jawa Barat.

BACA : Menarik, BMKA Salman ITB Hadirkan Penulis Muda Andre Hariyanto sebagai Narsum Perdana di ICLASS

Menguatkan bukti pemalsuan Adi Hermawan dan Hermi Ningsih atau Shaffiyah, aku beranikan diri mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sleman Provinsi D.I. Yogyakarta untuk izin mengetahui informasi dan Dukcapil memberikan keterangan bahwa atas nama Shafiyya Yasmina Khairunnisa Akollo telah melakukan pernikahan dengan Adi Hermawan.

Meskipun Pahit, APW Kisahkan Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan tuk Perjuangkan Keadilan
Meskipun Pahit, APW Kisahkan Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan tuk Perjuangkan Keadilan

BACA : Trainer dan Penulis Muda Mas Andre Hariyanto Acungi Jempol Kinerja Satreskrim Polresta Sleman DIY

“Tanggal pernikahan dengan Adi Hermawan 2014, Artinya sebelum pindah status sudah menikah. Yang menjadi pertanyaan saya, kok bisa menikah dengan Adi Hermawan, sementara statusnya masih istri orang. Tapi perlu diketahui, walaupun mereka dapat kutipan akte nikah, tapi di Kartu Keluarga (KK) Adi Hermawan khusus Herminingsih yang merubah nama tidak dapat digunakan statusnya, karena sidik jari nama Hermi atau Shafiyya tetap sama,” terang HP (Inisial) petugas dari Dukcapil Sleman Yogyakarta dalam konfirmasi.

BACA : JURNALIS SUARA UTAMA: Kedepankan Kode Etik Jurnalistik,Profesionalisme,dan Integritas

Dalam keterangan yang dihimpun redaksi, Rabu (17/01/2024), Herminingsih alias Shafiyya mendapatkan panggilan dari pihak kepolisian di Polresta Sleman Yogyakarta.

BACA JUGA :  Sidang Sengketa Lahan PT Pertanusa Berlanjut, Pemeriksaan Setempat Digelar di Desa Sungai Ulak
Polisi Panggil Herminingsih alias Shafiyya Yasmina Khairunnisa Akollo atas Dugaan Pencurian di Wahyun Asror Dua Yogyakarta. FOTO: Dok. Internal/MAS (SUARA UTAMA)
Polisi Panggil Herminingsih alias Shafiyya Yasmina Khairunnisa Akollo atas Dugaan Pencurian di Wahyun Asror Dua Yogyakarta. FOTO: Dok. Internal/MAS (SUARA UTAMA)

“Sudah saya Periksa Hermi Ningsih atau Shafiyya dan masih diperiksa banyak lagi, termasuk drh. Adi Hermawan juga,” kata DR Penyidik Bareksrim Sleman dalam keterangan lanjut kasus ini.

BACA : Guru Besar UMS Prof Anton dan Kolonel Oktovianus Duduki Posisi Dewan Pakar Media SUARA UTAMA

Tulisan berita ini terbit dengan dasar hati dan iman serta menyampaikan kebenaran dan kebaikan.

Salah satu sikap atau tindakan memperjuangkan keadilan yakni dengan berani mengutarakan fakta yang sebenarnya. Akan tetapi tidak semua orang mampu mengambil sikap dan tindakan seperti ini. Hal ini disebabkan karena tidak berani, adanya tekanan atau ancaman dari pihak lain dan sebagainya.

Berkata Benar Adalah Bagian dari Dakwah

Mengutarakan sebuah kebenaran sudah menjadi prinsip mendasar yang harus digenggam erat seorang Muslim. Hal ini telah diperintahkan oleh Allah Ta’ala melalui Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam (SAW) sebagaimana diutarakan oleh Abi Dzar Ra, “Katakanlah yang benar meskipun itu pahit (berat untuk dikatakan),” (Riwayat Ibnu Hibban, nomor 2041).

Perlu kita ketahui bahwa menyampaikan kebenaran adalah salah satu syarat yang harus ada dalam dunia dakwah. Sebab, tujuan dari dakwah ialah melakukan ‘amar ma’ruf, nahi munkar’.

Demi Keadilan, Sang Kakak APW Sampaikan Kebohongan dan Kelakuan Herminingsih dan Adi Hermawan

Tidak banyak orang yang tahu bahwa dakwah bukan sekedar berkecimpung dalam kegiatan ceramah di atas mimbar, namun segala sesuatu yang kita lakukan dalam upaya menegakkan agama Allah Ta’ala juga disebut dakwah. */Bersambung

Meskipun Pahit, APW Kisahkan Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan tuk Perjuangkan Keadilan
Meskipun Pahit, APW Kisahkan Kebohongan Herminingsih dan Adi Hermawan tuk Perjuangkan Keadilan

Berita Terkait

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Dugaan Modus Operandi Mafia Tanah Terbongkar Sejak Tahun 2024, Warga Gading Kulon Menduga Sudah Lihai dan Cerdik 
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Berita ini 506 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Berita Terbaru

Berita Utama

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:01 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand