Warga Soroti Penertiban PKL, Minta Pemkot Makassar Berlaku Adil terhadap Semua Pelanggaran

- Publisher

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Makassar – Kebijakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan pemerintah kota melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga menilai penegakan aturan harus dilakukan secara adil dan menyeluruh tanpa tebang pilih.

 

Kritik tersebut mencuat setelah adanya pembongkaran lapak pedagang di sejumlah titik Kota Makassar. Sebagian warga mempertanyakan mengapa penertiban lebih sering menyasar pedagang kecil, sementara bangunan atau usaha lain yang diduga melanggar aturan dinilai belum mendapatkan tindakan yang sama.

 

Dalam berbagai tanggapan yang beredar di media sosial, warga meminta Wali Kota Makassar untuk memastikan seluruh bentuk pelanggaran ditindak secara setara. Mereka menegaskan bahwa penegakan peraturan daerah seharusnya tidak hanya fokus pada satu kawasan atau kelompok tertentu.

 

“Kalau memang melanggar aturan, semua harus ditertibkan. Jangan hanya pedagang kecil yang dibongkar, sementara pelanggaran lain dibiarkan,” ujar salah seorang warga dalam komentarnya.

BACA JUGA :  Mencari Keadilan di Tengah Kemakmuran yang Semu

 

Warga juga menyoroti kawasan Coto Dewi yang belakangan menjadi perhatian dalam proses penertiban. Menurut mereka, pemerintah perlu memberikan penjelasan yang transparan mengenai dasar hukum dan prioritas penertiban agar tidak menimbulkan persepsi adanya perlakuan berbeda.

 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kota Makassar dapat meningkatkan komunikasi dengan warga serta pelaku usaha sebelum melakukan tindakan penertiban. Langkah dialog dinilai penting untuk mencari solusi yang tidak merugikan masyarakat kecil namun tetap menjaga ketertiban kota.

BACA JUGA :  Pemkot Makassar Tegaskan Pembenahan TPA Antang Dilakukan Sesuai Regulasi, Dukung Transformasi Menuju Sistem Pengelolaan Sampah Modern

 

Selain itu, warga meminta agar Satpol PP menjalankan tugasnya secara profesional dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum. Mereka berharap setiap bangunan, usaha, maupun aktivitas yang terbukti melanggar aturan dapat ditindak tanpa memandang status maupun skala usahanya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Makassar terkait kritik yang disampaikan sejumlah warga mengenai pelaksanaan penertiban tersebut.

Berita Terkait

Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon
Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya
Harga di Rak Rp19.500, Saat Bayar Jadi Rp30 Ribu, Konsumen Keluhkan Dugaan Ketidaksesuaian Harga di Indomaret Barru
Wisatawan Tewas Terjatuh Saat Berswafoto di Tebing Appalarang Bulukumba, Keselamatan Pengunjung Jadi Sorotan
Mantan Kepala dan Dua Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung, Diduga Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Brimob Polda Sulsel Intensifkan Patroli Malam di Kawasan CPI Makassar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kriminalitas Jalanan
PDI Perjuangan Makassar Rutin Turun ke Pasar, Pantau Harga Sembako Demi Menjaga Daya Beli Rakyat
Pansus Hak Angket DPRD Gowa Resmi Terbentuk, HAR Tekankan Data dan Fakta
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:30 WIB

Warga Soroti Penertiban PKL, Minta Pemkot Makassar Berlaku Adil terhadap Semua Pelanggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:53 WIB

Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:40 WIB

Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya

Senin, 8 Juni 2026 - 07:52 WIB

Harga di Rak Rp19.500, Saat Bayar Jadi Rp30 Ribu, Konsumen Keluhkan Dugaan Ketidaksesuaian Harga di Indomaret Barru

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:33 WIB

Wisatawan Tewas Terjatuh Saat Berswafoto di Tebing Appalarang Bulukumba, Keselamatan Pengunjung Jadi Sorotan

Berita Terbaru