Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di SPBU Ujung Bulu Parepare Jadi Sorotan Publik

- Publisher

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Parepare – Dugaan penyalahgunaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian masyarakat. Dugaan tersebut mencuat setelah beredar informasi mengenai adanya praktik yang diduga melibatkan penjualan barcode atau kode identifikasi pembelian BBM subsidi kepada pihak tertentu.

 

Berdasarkan keterangan salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya, barcode yang seharusnya digunakan oleh kendaraan atau pihak yang berhak menerima solar subsidi diduga diperjualbelikan kepada pelansir. Praktik tersebut disebut-sebut dimanfaatkan untuk memperoleh solar subsidi dalam jumlah besar.

 

Akibatnya, BBM yang semestinya diperuntukkan bagi sektor-sektor yang menjadi sasaran program subsidi pemerintah diduga mengalir kepada pihak yang tidak berhak. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi mengganggu distribusi dan ketersediaan solar subsidi bagi penerima yang sah.

 

Sejumlah warga meminta pihak terkait, termasuk Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), PT Pertamina Patra Niaga, serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan tersebut. Pemeriksaan diharapkan mencakup penelusuran data transaksi, penggunaan barcode subsidi, hingga rekaman kamera pengawas (CCTV) di area SPBU.

BACA JUGA :  Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka

 

Menurut masyarakat, pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Mereka juga berharap adanya transparansi dalam proses pemeriksaan agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

 

Selain itu, masyarakat meminta agar pihak berwenang menindak tegas apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga integritas program subsidi pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat dan sektor usaha yang berhak.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 74.911.60 Ujung Bulu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan yang beredar. Oleh karena itu, informasi yang berkembang saat ini masih memerlukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut dari instansi yang berwenang.

BACA JUGA :  Kasus Renah Alai Belum Usai, JPU Banding dan Kuasa Hukum Korban Bersiap ke Komisi Yudisial

 

Sementara itu, apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, para pihak yang terlibat dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait distribusi BBM bersubsidi dan sektor minyak dan gas bumi.

 

Publik kini menantikan hasil pemeriksaan dari pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi tersebut sekaligus menjamin penyaluran solar subsidi tetap tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara
Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin
Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin
Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi
Dari Pulau Rayo Melenggang ke Rumah: Jejak Dua Excavator Bobby dan Loho Dipertanyakan
Kasus Dugaan Provokasi Demo Desa Sungai Kapas, Ahmad Fahmi Soroti Dua Tersangka yang Belum Ditahan
PETI Diduga Milik Toni Beroperasi Siang Malam di Langling, Warga Keluhkan Gangguan Ketenangan
Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:47 WIB

Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara

Jumat, 18 September 2026 - 10:43 WIB

Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin

Kamis, 17 September 2026 - 08:17 WIB

Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 07:15 WIB

Dari Pulau Rayo Melenggang ke Rumah: Jejak Dua Excavator Bobby dan Loho Dipertanyakan

Rabu, 16 September 2026 - 19:27 WIB

Kasus Dugaan Provokasi Demo Desa Sungai Kapas, Ahmad Fahmi Soroti Dua Tersangka yang Belum Ditahan

Berita Terbaru

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand