Molor..!! Janji 20 Mei 2026. RSUD tanjung redep Berau Masih Kosong, Bupati Belum Tentukan Jadwal Baru

- Publisher

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto RSUD tanjung redep

Foto RSUD tanjung redep

SUARA UTAMA BERAU – Janji pembukaan resmi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb baru yang ditegaskan sendiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas untuk tanggal 20 Mei 2026 lalu, terbukti batal terlaksana. Hingga batas waktu yang ditetapkan lewat berbagai pernyataan resmi dan arahan pimpinan daerah itu lewat, gedung megah senilai ratusan miliar rupiah tersebut masih tertutup dan belum melayani warga, tanpa ada kepastian kapan akhirnya bisa beroperasi.

Padahal, sejak awal tahun hingga akhir April lalu, Bupati berulang kali menegaskan bahwa pertengahan Mei adalah batas akhir. Bahkan saat meninjau lokasi akhir April lalu, ia masih meyakinkan publik: “Kami pastikan pada Mei sudah beroperasi, setidaknya layanan rawat jalan sudah bisa dinikmati masyarakat”, seraya memerintahkan seluruh dinas terkait mengejar kelengkapan izin, alat, dan tenaga kesehatan agar tidak mundur sehari pun.

BACA JUGA :  Rakerda DMI TTU 2026 Hasilkan Keputusan Strategis untuk Penguatan Peran Masjid

Namun kenyataan berbanding terbalik. Rapat koordinasi yang digelar tepat pada 20 Mei kemarin justru berakhir tanpa keputusan pembukaan. Asisten I Setkab Berau, Muhammad Hendratno, yang memimpin pertemuan itu mengakui secara terus terang: “Belum ada tanggal baru. Semua keputusan tetap menunggu arahan Bupati. Masih banyak urusan administrasi, perizinan, dan teknis yang belum selesai sepenuhnya”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tajam kini mengarah langsung ke meja pimpinan daerah. Pasalnya, keterlambatan ini bukan hanya soal mundurnya jadwal, tapi juga pertanyaan besar: bagaimana perencanaan dan pengawasan jika target yang sudah diumbar luas ke masyarakat ternyata tidak terpenuhi, tanpa penjelasan rinci yang memuaskan? Anggota DPRD Berau menilai ini adalah bentuk ketidaksiapan yang tidak wajar, mengingat pembangunan gedung ini sudah berjalan bertahun-tahun dan menelan anggaran sangat besar dari uang rakyat.

BACA JUGA :  Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH

“Sudah selesai bangunannya, alat sebagian sudah ada, tapi kenapa tanggal yang sudah ditetapkan sendiri tidak bisa ditepati? Ini menimbulkan pertanyaan: apakah pengelolaannya masih berantakan, atau ada masalah mendasar yang ditutupi?” ujar salah satu wakil rakyat yang meminta namanya tidak disebutkan, namun menegaskan akan memanggil pimpinan dinas kesehatan dan tim pelaksana untuk dimintai pertanggungjawaban resmi.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menyebut bahwa syarat kelayakan rumah sakit sangat rumit, tidak cukup hanya gedung berdiri. Ia menyebut masih ada dokumen perizinan yang berproses di tingkat provinsi hingga pusat, serta penyempurnaan tata kelola yang harus matang agar tidak ada masalah saat beroperasi nanti. Namun alasan ini dinilai lemah, karena persiapan seharusnya sudah dihitung jauh-jauh hari sebelum Bupati menetapkan tanggal 20 Mei sebagai hari buka.

BACA JUGA :  Masyarakat Menjerit Oknum EO Melejit, Event Harjakapro ke 280 Terindikasi Bukan Pesta Rakyat Melainkan Ajang Bisnis Oknum EO

Kekhawatiran terbesar masyarakat dan pengamat kesehatan kini: apakah keterlambatan ini akan berlarut-larut? Jangan sampai gedung megah itu hanya menjadi pajangan bertahun-tahun, sementara warga Berau masih harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit lama atau rujukan luar daerah demi mendapatkan pelayanan medis yang layak.
Hingga berita ini diturunkan, Bupati Berau belum memberikan pernyataan resmi terbaru maupun tanggal pengganti yang pasti. Publik pun masih menunggu, apakah janji kedua kali ini nanti benar-benar akan ditepati, atau kembali hanya menjadi retorika belaka.

Penulis : Rudi Salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Suara utama. Id

Berita Terkait

50 Daftar Masjid di Makassar yang Gelar Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M, Jamaah Diimbau Datang Lebih Awal
Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) Masuk Rapor Merah KLHK, Ada Apa dengan PT IPB?”
Isi Kekosongan Jabatan, Wali Kota Saparudin Resmi Lantik Budiyanto sebagai Pj Sekda Pangkalpinang
Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!
Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026
Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:45 WIB

Molor..!! Janji 20 Mei 2026. RSUD tanjung redep Berau Masih Kosong, Bupati Belum Tentukan Jadwal Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:28 WIB

50 Daftar Masjid di Makassar yang Gelar Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M, Jamaah Diimbau Datang Lebih Awal

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:41 WIB

Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) Masuk Rapor Merah KLHK, Ada Apa dengan PT IPB?”

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:31 WIB

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB

Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026

Berita Terbaru