Nasabah, Diduga Menjadi Korban Penyalahgunaan Oknum Pegawai, Bank.

- Publisher

Senin, 6 April 2026 - 15:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, BERAU. Salah satu nasabah yang beinisial NH. Awalnya mengajukan pinjaman kekantor Bank rakyat indonesia (BRI), Sebesar Rp130 Juta rupiah namun dana yang diralisasikan/pencairan, melebihi ajuannya. Jutru mencapai Rp260 juta, Sebagian dana tersebut untuk pelusaan kredit yang lama, Ucap oknum bank. Namun  tidak diselesaikan sebagai mana mestinya.

Adapun oknum yang bermain dibalik ini semuah yang berinisial E diduga telah menyalahgunakan sebagian dana pencairan. Akibatnya rekening ditabungan korban justru diblokir, Secara sepihak tanpa penjelasan  dan transparansi dari pihak bank. Bila ditelusuri memang semapat beredar  dan sudah beberapa kali BRI unit talisayan tersandung permasalahan, korban pun menyebut sering terjadi memang di BRI unit Talisanyan.

BACA JUGA :  Pahami KUHP dan KUHAP Baru! Warga Binaan Lapas Bangko Ikuti Penyuluhan Hukum Bersama LBH Pelita Keadilan Bungo

”kan sebenrnya, Perlindungan nasabah bank di Indonesia diatur melalui regulasi OJK dan Bank Indonesia untuk menjamin keamanan dana dan data pribadi,  serta penjaminan simpanan. Kerahasiaan data dan keamanan transaksi, baik konvensional maupun digital (mobile banking).

BACA JUGA :  Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan

 

Nasabah yang didampingi oleh kuasa hukumnya memberi ultimatum dua kali dua puluh empat jam, kepada kepala BRI KC Tanjung redep untuk memberikan penjelasan dan membuka pemblokir rekening. Dan jka tidak  ada etikad baik dari pihak bank BRI, langkah hukum dan pelaporan akan ditempuh.

 

Penulis : Rudi salam

Sumber Berita: wartawan suara utama

Berita Terkait

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Dugaan Modus Operandi Mafia Tanah Terbongkar Sejak Tahun 2024, Warga Gading Kulon Menduga Sudah Lihai dan Cerdik 
Berita ini 89 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand