Kematian Anggota Polisi Picu Penembakan, 5 Warga Dogiyai Tewas

- Publisher

Rabu, 1 April 2026 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA.Nabire- Insiden penembakan kembali terjadi di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Selasa (31/3/2026).

Peristiwa ini dilaporkan mengakibatkan lima warga sipil meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, pelaku penembakan diduga berasal dari aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini dipicu oleh pembunuhan seorang anggota polisi, Juventus Edowai, yang hingga kini pelakunya belum diketahui secara pasti.

Jenazah Juventus Edowai ditemukan di dalam selokan parit di depan Gereja Ebenezer Moanemani dengan luka bacokan di bagian leher dan kepala, serta jari tangan yang dimutilasi.

BACA JUGA :  Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Pasca kejadian tersebut, situasi di Distrik Kamuu memanas. Warga dilaporkan melakukan penyisiran di sejumlah wilayah. Dalam proses penyisiran itu, terjadi tindakan represif yang berujung pada penembakan terhadap warga sipil.

Lima korban meninggal dunia yang berhasil diidentifikasi antara lain:

Yulita Pigai (80 tahun),Siprianus Tibakoto (18 tahun), Martinus Yobe (14 tahun), Angkian Edowai (19 tahun).

Sementara korban lainnya seperti Kikibi Pigai dilaporkan mengalami luka tembak di bagian paha dan saat ini dirawat oleh keluarga. Maikel Waine (14 tahun) juga dilaporkan mengalami luka parah.

BACA JUGA :  Portal Desa Segaran Terindikasi Melanggar Aturan dan Undang-Undang, Publik Pertanyakan Pertanggung Jawaban

Salah satu tokoh intelektual Kabupaten Dogiyai, Benny Goo, menyatakan bahwa korban diduga tewas saat aparat melakukan penyisiran pasca kematian anggota polisi tersebut.

“Setelah kejadian itu, aparat datang dan melakukan penyisiran yang membabi buta. Akibatnya, beberapa warga menjadi korban, termasuk korban jiwa dan kerugian material,” ujar Benny Goo melalui sambungan telepon.

Ia juga menambahkan bahwa setelah korban anggota polisi dibawa ke rumah sakit, masih terjadi penembakan lanjutan yang menyebabkan korban jiwa lainnya.

BACA JUGA :  Diduga Pungut Iuran dari Bos PETI untuk Rehab Jembatan Gantung, Pemdes Mudo Jadi Sorotan Publik

Benny Goo juga meminta agar aparat non-organik yang saat ini bertugas di Kabupaten Dogiyai segera ditarik kembali ke Jakarta, guna meredam ketegangan dan mengembalikan situasi keamanan yang kondusif di tengah masyarakat.

Goo menegaskan bahwa keadilan bagi para korban harus ditegakkan dan peristiwa seperti ini tidak boleh kembali terulang di tanah Dogiyai.

Pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan mengambil langkah serius agar keamanan, keadilan, dan kedamaian dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di kabupaten dogiyai Papua Tengah, tutup Goo.

Berita Terkait

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Desa Rasau Gelar Festival Pentas Seni & Pembagian Hadiah
Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini
Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir
Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi
Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya
Kecamatan Renah Pamenang Peringati HUT RI ke-81, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Oknum Kades Wahidin Diduga Terlibat Aktivitas PETI di Renah Pembarap, Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Desa Rasau Gelar Festival Pentas Seni & Pembagian Hadiah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi

Berita Terbaru

Berita Utama

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir

Senin, 17 Agu 2026 - 20:14 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/