lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Waspada Heat Exhaustion di Musim Panas, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Tenaga kesehatan mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan sinar matahari langsung

- Publisher

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA BERAU. – Musim panas dengan suhu yang semakin tinggi membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem, salah satunya heat exhaustion atau kelelahan akibat panas.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan dan garam akibat paparan panas berlebih, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. Jika tidak segera ditangani, heat exhaustion dapat berkembang menjadi heat stroke yang lebih berbahaya.

Beberapa gejala yang umum dialami penderita antara lain tubuh terasa lemas, pusing, sakit kepala, mual, keringat berlebihan, kulit terasa dingin dan lembap, hingga denyut nadi menjadi cepat. Pada kondisi tertentu, penderita juga dapat mengalami kram otot dan pingsan.

Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini membuat masyarakat, terutama pekerja lapangan, nelayan, petani, dan pengendara, diminta untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh saat beraktivitas.

Tenaga kesehatan mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama, terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 Wita saat suhu berada pada titik tertinggi.

BACA JUGA :  Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Selain itu, masyarakat disarankan memperbanyak konsumsi air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Penggunaan pakaian berwarna terang, longgar, dan mudah menyerap keringat juga dinilai dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

“Jika mulai merasa pusing, lemas, atau mual saat berada di bawah terik matahari, segera berteduh dan minum air putih. Jangan memaksakan aktivitas,” ujar seorang tenaga kesehatan.

BACA JUGA :  SALUT! KADES MUZAKIR TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA DI DESA OLAK BATANGHARI

Anak-anak, lansia, dan orang dengan riwayat penyakit tertentu menjadi kelompok yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat panas ekstrem.

Masyarakat juga diminta segera mencari bantuan medis apabila seseorang mengalami penurunan kesadaran, suhu tubuh sangat tinggi, atau tidak mampu merespons dengan baik setelah terpapar panas.

Dengan meningkatnya suhu udara selama musim panas, kewaspadaan dan langkah pencegahan sederhana menjadi hal penting agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan kesehatan tetap terjaga.

Penulis : Rudi Salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani
Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepala Suku Besar Meepago Serukan Perlindungan Hutan Adat Papua
Kemenimipas Borong Penghargaan AHI 2026, Perkuat Transparansi dan Kepercayaan Publik
Gereja Paroki Idakebo Diresmikan, Uskup Timika dan Bupati Dogiyai Teken Prasasti
Uskup Timika Resmikan Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Kepala Suku Besar Meepago Serukan Perlindungan Hutan Adat Papua

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Kemenimipas Borong Penghargaan AHI 2026, Perkuat Transparansi dan Kepercayaan Publik

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/