Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama

- Publisher

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pembinaan kerohanian Islam yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Bangko. Kegiatan yang diikuti oleh WBP muslim tersebut mengangkat tema “Orang Baik yang Bermanfaat” dan menghadirkan seorang dai dari Jamaah Tabligh sebagai pemateri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pidana. Melalui pembinaan keagamaan, para WBP diharapkan mampu melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, serta menyiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Kesultanan Sambaliung dan Organisasi Sabang Merah Borneo DPD Berau Pesisir, Mosi tidak percaya dan kecaman keras terhadap PT Tridaya Hutan Lestari (PT THL).

Dalam tausiyahnya, pemateri menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Kebaikan seseorang tidak hanya diukur dari ibadah yang dilaksanakannya, tetapi juga dari sejauh mana dirinya mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Oleh karena itu, masa pembinaan di dalam lapas harus dimaknai sebagai kesempatan untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik dengan memperkuat nilai-nilai keagamaan, memperbaiki akhlak, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para WBP juga diajak untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesabaran, amanah, dan kepedulian terhadap sesama. Menurut pemateri, seseorang yang mampu memberikan manfaat melalui perkataan, tindakan, maupun keteladanan akan menjadi pribadi yang bernilai di hadapan Allah SWT dan dihormati oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Diduga Telah Terjadi Praktek Pungli Dana Bantuan PIP di SMA Hayatul Islam Desa Roto Kecamatan Krucil 

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap aturan selama menjalani pidana, tetapi juga dari perubahan sikap dan pola pikir yang lebih baik.

“Melalui kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat. Harapannya, setelah selesai menjalani masa pidana, mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Heri.

BACA JUGA :  Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme. Para WBP mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan sungguh-sungguh serta menyimak setiap materi yang disampaikan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Bangko terus berkomitmen mewujudkan fungsi pemasyarakatan sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan kualitas diri, dan reintegrasi sosial, sehingga warga binaan mampu menjadi insan yang produktif, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama setelah kembali ke tengah masyarakat.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:57 WIB

Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:37 WIB

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Berita Terbaru