Selamat Jalan Ramadhan, Semoga Kita Dipertemukan Kembali

Semoga diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun mendatang

- Publisher

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto: Andre Hariyanto, Pemimpin Redaksi Suara Utama & Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI).

Sumber Foto: Andre Hariyanto, Pemimpin Redaksi Suara Utama & Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI).

SUARA UTAMA Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT ini menjadi momentum istimewa bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta mendekatkan hati kepada Sang Pencipta.

Namun, sebagaimana setiap pertemuan yang pasti ada perpisahan, Ramadhan pun perlahan akan meninggalkan kita. Hari-hari yang dipenuhi dengan puasa, tarawih, tilawah Al-Qur’an, sedekah, serta berbagai amal kebaikan kini mulai menuju penghujungnya. Ada rasa haru dan sedih ketika menyadari bahwa bulan yang penuh kemuliaan ini akan segera pergi.

BACA JUGA :  Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Ramadhan sejatinya bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi juga madrasah spiritual bagi umat Islam. Selama satu bulan penuh, kita dilatih untuk menahan hawa nafsu, menjaga lisan, memperbanyak kesabaran, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang seharusnya terus kita jaga meskipun Ramadhan telah berlalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para ulama sering mengingatkan bahwa tanda diterimanya amal seseorang di bulan Ramadhan adalah ketika ia mampu menjaga dan melanjutkan kebaikan tersebut di bulan-bulan setelahnya. Jika setelah Ramadhan seseorang tetap rajin shalat berjamaah, gemar bersedekah, menjaga akhlak, dan terus dekat dengan Al-Qur’an, maka itulah pertanda bahwa Ramadhan telah memberi bekas dalam kehidupannya.

BACA JUGA :  Pangeran Makassar yang Melawan Inggris di Sri Lanka

Perpisahan dengan Ramadhan juga seharusnya menumbuhkan rasa introspeksi dalam diri. Kita patut bertanya pada diri sendiri: sudahkah Ramadhan kali ini kita jalani dengan sebaik-baiknya? Sudahkah kita memanfaatkan waktu untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki hubungan dengan Allah maupun sesama manusia?

Tidak ada jaminan bahwa kita akan dipertemukan kembali dengan Ramadhan di tahun berikutnya. Oleh karena itu, momen perpisahan ini menjadi saat yang tepat untuk berdoa dan berharap agar Allah SWT masih memberikan umur panjang, kesehatan, serta kesempatan untuk kembali merasakan indahnya Ramadhan di masa yang akan datang.

BACA JUGA :  Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

Selamat jalan Ramadhan. Terima kasih atas segala keberkahan, pelajaran, dan ketenangan yang engkau hadirkan dalam kehidupan kami. Semoga amal ibadah yang telah kita lakukan diterima oleh Allah SWT, dosa-dosa kita diampuni, dan hati kita menjadi lebih bersih setelah melewati bulan suci ini.

Semoga pula kita semua masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun-tahun mendatang dalam keadaan yang lebih baik, lebih siap, dan lebih beriman.

Penulis: Andre Hariyanto, Jurnalis Mengabdi, Redaksi Media Nasional & Internasional Suara Utama

Penulis : Andre Hariyanto

Editor : Zahwa Qarira Nazhira

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan
Pangeran Makassar yang Melawan Inggris di Sri Lanka
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum
Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan
Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:55 WIB

Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:15 WIB

Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pangeran Makassar yang Melawan Inggris di Sri Lanka

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:05 WIB

Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand