BPP KOMPASS Paparkan Program Kerja, 45 Mahasiswa Papua Se-Sumatera Hadir

BPP KOMPASS Paparkan Program Kerja, 45 Mahasiswa Papua Se-Sumatera Hadir

- Publisher

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai- Badan Pengurus Pusat (BPP) KOMPASS menggelar kegiatan pemaparan program kerja secara daring pada Jumat malam (27/2) pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 45 mahasiswa Papua yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Sumatera.

Dari sekitar 300 mahasiswa Papua yang berada di Sumatera, peserta yang hadir dalam forum tersebut dinilai mewakili semangat konsolidasi dan komitmen organisasi dalam memperkuat arah gerakan mahasiswa Papua di tanah rantau.

Ketua kompass, Anderian Kamo di hubungi melalui WA kepada media kami SUARAUTAMA.ID. pada Sabtu (28/2) sore.

Ketua KOMPASS, Anderian Kamo, dalam sambutannya menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar agenda pemaparan teknis program kerja, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi organisasi.

“Hari ini saya tidak ingin berbicara panjang tentang program kerja. Saya ingin berbicara tentang sesuatu yang lebih dalam tentang siapa kita dan ke mana kita mau melangkah,”ungkap Kamo.

Ia menekankan bahwa KOMPASS harus menjadi organisasi yang memiliki arah dan nilai yang kuat,ujarnya.

“KOMPASS adalah arah. Kalau kompas rusak, kapal tersesat. Kalau nilai kita rusak, organisasi kehilangan makna,” tegasnya.

BACA JUGA :  Diduga Pungut Iuran dari Bos PETI untuk Rehab Jembatan Gantung, Pemdes Mudo Jadi Sorotan Publik

Dalam pemaparan tersebut, BPP menyampaikan sejumlah fokus utama, di antaranya penguatan sumber daya manusia (SDM), konsolidasi internal, serta pengembangan kegiatan intelektual dan budaya sebagai fondasi pembinaan kader.

Sekretaris Jenderal, Evelin Christiani Rumaikewi, mengingatkan bahwa program kerja yang telah disusun harus diiringi dengan pelaksanaan yang konsisten.

“Kalau program hanya berhenti di slide presentasi, ia hanya menjadi dokumen. Kalau tidak dijaga bersama, ia menjadi arsip, bukan gerakan,” katanya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan, pertanyaan, serta masukan dari peserta forum. Hal tersebut menunjukkan adanya partisipasi aktif dan komitmen kolektif dalam membangun organisasi.

BACA JUGA :  Diduga Alergi Media, Oknum Kakan ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Menjawab Konfirmasi dan Blokir Nomor Whatsap

Di akhir kegiatan, ditegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh seberapa baik perencanaan disusun, melainkan oleh konsistensi dalam menjalankan program secara nyata.

“KOMPASS bukan hanya rencana. KOMPASS adalah aksi,” pungkas Ketua KOMPASS sebelum menutup forum.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat konsolidasi mahasiswa Papua di Sumatera serta mendorong implementasi program kerja yang terarah dan berkelanjutan, tutupnya Kamo.

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 10:39 WIB

Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/