Tarif Nol Rupiah untuk Pencatatan Lagu Mulai Disosialisasikan, DJKI Dorong Perlindungan Hak

- Publisher

Senin, 27 Juli 2026 - 19:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA. Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum mulai menyosialisasikan kebijakan tarif Rp0 untuk permohonan pencatatan hak cipta lagu dan/atau musik kepada kementerian, perguruan tinggi, serta para pemangku kepentingan di sektor musik.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Hukum.

Sosialisasi yang digelar di Gedung DJKI, Jakarta, pada Senin (27/7/2026 ) bertujuan memperluas pemahaman masyarakat sekaligus mendorong semakin banyak pencipta lagu mencatatkan karya mereka agar memperoleh perlindungan hukum secara optimal, baik terhadap hak moral maupun hak ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, menjelaskan bahwa kebijakan tarif nol rupiah lahir dari masih rendahnya jumlah karya lagu yang tercatat secara resmi dibandingkan dengan jumlah lagu yang beredar di Indonesia.

BACA JUGA :  Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

“Berdasarkan inventarisasi bersama Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dan perusahaan rekaman, terdapat sekitar 6,4 juta lagu yang dikelola. Jika ditambah karya dari label independen, jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 7 juta lagu. Namun, sejak Undang-Undang Hak Cipta berlaku pada 2014, lagu yang tercatat baru sekitar 26 ribu,” ujar Hermansyah.

Menurutnya, biaya pencatatan selama ini menjadi salah satu kendala bagi para pencipta lagu, khususnya musisi yang memiliki ratusan hingga ribuan karya. Karena itu, pemerintah menghadirkan kebijakan tarif Rp0 agar tidak ada lagi hambatan bagi para kreator untuk melindungi hasil ciptaannya.

Hermansyah menegaskan, pencatatan hak cipta tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi fondasi dalam pengelolaan royalti yang lebih transparan dan akuntabel. Setiap karya yang dicatatkan akan terhubung dengan Pusat Data Lagu dan Musik (PDLM) melalui layanan Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP-HC) yang telah diterapkan DJKI sejak 2022.

BACA JUGA :  Kemenimipas Borong Penghargaan AHI 2026, Perkuat Transparansi dan Kepercayaan Publik

Melalui sistem tersebut, setiap lagu akan memiliki kode identitas dan metadata berstandar internasional sehingga diharapkan menjadi basis data nasional yang mendukung distribusi royalti secara lebih akurat, sekaligus mempermudah pertukaran data dengan lembaga pengelola hak cipta di berbagai negara.

“Harapan kami, kebijakan ini bukan sekadar memberikan pencatatan gratis, tetapi juga membangun basis data lagu nasional yang mampu mendukung komersialisasi karya dan memastikan pencipta memperoleh hak ekonominya secara transparan, akuntabel, dan tepat,” kata Hermansyah.

Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin, menilai tarif nol rupiah akan membuka akses yang lebih luas bagi para musisi untuk mencatatkan karya sekaligus memperkuat sistem pendataan lagu nasional melalui PDLM.

BACA JUGA :  Uskup Timika Bernadus Pemberkatan Goa Maria di Paroki Idakebo

Senada dengan itu, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan, I Made Dharma Suteja, menyatakan pihaknya siap mendukung sosialisasi kebijakan tersebut melalui unit pelaksana teknis di berbagai daerah agar semakin banyak karya musik, termasuk lagu tradisional, memperoleh perlindungan hukum.

 

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh perwakilan berbagai kementerian, perguruan tinggi, sentra kekayaan intelektual, serta pemangku kepentingan lainnya. DJKI juga menggelar kegiatan secara virtual untuk menjangkau peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai upaya mempercepat implementasi kebijakan tarif Rp0 bagi pencatatan hak cipta lagu dan musik.

Penulis : Arman Pramana Sulu

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
Selain Dugaan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif, Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terindikasi Melanggar Kode Etik dan Disiplin ASN
Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Senin, 2 November 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Chat via WhatsApp