Gonjang-Ganjing Dana Masjid Istiqomah Lubuk Birah, Nama M Aidil Fitri dan Kades Ahyak Udin Ikut Disorot

- Publisher

Senin, 12 Januari 2026 - 08:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Gonjang-ganjing terkait pengelolaan dana Masjid Istiqomah Desa Lubuk Birah, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi, kian memanas. Warga secara terbuka menuntut transparansi pengurus masjid menyusul dugaan tidak jelasnya pengelolaan dana kas masjid yang hingga kini tidak pernah dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada jamaah.

Kepada media ini, sejumlah warga mengungkapkan kekesalan mereka terhadap salah satu pengurus masjid yang juga menjabat sebagai imam, Muhammad Aidil Fitri. Warga menduga dana kas Masjid Istiqomah tidak dikelola secara transparan dan tidak pernah dimusyawarahkan bersama masyarakat.

“Sudah hampir satu tahun tidak ada musyawarah soal uang kas masjid. Dana dari hasil fitrah Lebaran kemarin juga tidak pernah dijelaskan ke mana perginya,” ungkap salah seorang warga.

Warga juga menyoroti hilangnya keterbukaan informasi keuangan masjid. Papan informasi yang sebelumnya memuat laporan pemasukan dan pengeluaran kas masjid kini disebut sudah tidak lagi menampilkan keterangan apa pun, sehingga memicu kecurigaan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, warga juga menilai rangkap jabatan yang diemban Muhammad Aidil Fitri menjadi persoalan serius. Selain sebagai imam Masjid Istiqomah, yang bersangkutan juga diketahui menjabat sebagai bendahara desa. Ia juga disebut sebagai pegawai P3N yang mengurus administrasi pernikahan dan menjadi perpanjangan tangan KUA di desa tersebut.

“Jabatannya banyak, Bang. Selain imam masjid, dia juga bendahara desa, dan dia pula yang memegang uang kas masjid. Itu yang membuat masyarakat bertanya-tanya,” ujar warga lainnya.

BACA JUGA :  Menyulam Kembali Passemandarang, Kerajaan Balanipa Teguhkan Komitmen Merawat Warisan Leluhur Mandar

Lebih jauh, warga menyebut bahwa dalam persoalan pengelolaan dana masjid tersebut, Kepala Desa Lubuk Birah, Ahyak Udin, diduga mengetahui bahkan terlibat dalam perundingan terkait dana masjid. Namun demikian, warga menilai tidak ada langkah tegas maupun kejelasan yang diberikan kepada masyarakat hingga persoalan ini mencuat ke publik.

“Kami dengar kepala desa juga tahu soal ini, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Masyarakat jadi semakin resah,” kata warga.

Atas kondisi tersebut, warga mendesak agar pihak-pihak terkait, baik pemerintah desa, instansi pengawas, maupun aparat berwenang, segera turun tangan untuk melakukan audit terhadap pengelolaan dana Masjid Istiqomah. Warga berharap dana masjid benar-benar digunakan untuk kepentingan umat dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

BACA JUGA :  Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan

Sementara itu, media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Muhammad Aidil Fitri melalui pesan WhatsApp terkait dugaan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan tidak memberikan respons. Pesan yang dikirim diketahui telah tercentang dua, bahkan nomor WhatsApp media ini disebut langsung diblokir.

Hal serupa juga terjadi saat media ini mencoba mengonfirmasi Kepala Desa Lubuk Birah, Ahyak Udin. Pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp tidak mendapatkan jawaban. Hingga kini, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi apa pun.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengurus Masjid Istiqomah maupun Pemerintah Desa Lubuk Birah terkait dugaan tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/