Menuai Kontroversi Jembatan Darurat Perbatasan Desa Sumbersicang dengan Desa Satrian.

- Publisher

Jumat, 4 April 2025 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"438c403fd6db44b0a8a20a322cf57cc5","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

{“data”:{“pictureId”:”438c403fd6db44b0a8a20a322cf57cc5″,”appversion”:”4.5.0″,”stickerId”:””,”filterId”:””,”infoStickerId”:””,”imageEffectId”:””,”playId”:””,”activityName”:””,”os”:”android”,”product”:”lv”,”exportType”:”image_export”,”editType”:”image_edit”,”alias”:””},”source_type”:”vicut”,”tiktok_developers_3p_anchor_params”:”{“source_type”:”vicut”,”client_key”:”aw889s25wozf8s7e”,”picture_template_id”:””,”capability_name”:”retouch_edit_tool”}”}

SUARA UTAMA Probolinggo-
pasca putus nya jembatan utama penghubung desa sumbersecang kecamatan gading dan desa satrian kecamatan maron. kini jembatan Darurat yang terbuat dari kayu dan bambu menuai kontroversi. jembatan darutat di bangun pada tanggal 30 Maret 2025 (30 Romadhon 1446 Hijriyah).

Muncul nya kontroversi setelah adanya pemberitaan di beberapa media online yang menyebutkan bahwa ketahanan/kekokohan jembatan darurat di ragukan sehingga kepala desa sumbersicang berencana dalam waktu dekat akan melakukan penutupan jembatan tersebut. 04/04/2025.

Menurut salah satu warga desa brani wetan “Yudi” dirinya berinisiatif membangun jembatan darurat di perbatasan desa sumbersicang dengan desa satrian. dengan maksud dan tujuan. pertama niat beribadah di bulan Ramadhan. kedua, di karenakan dua unit mobil nya terdampar di desa sumbersecang semenjak jembatan terputus.

“Saya dan masyarakat berinisiatif membangun jembatan darurat terbuat dari kayu dan bambu. niatan saya beribadah di bulan ramadhan. dan dua unit mobil saya terdampar di desa sumbersicang. satu unit mobil dagangan yaitu avanza punya orang. satu unit mobil Agya jual beli. ” kata yudi.

dirinya juga mengatakan bahwa membuat jembatan darurat menggunakan dana pribadi hampir 8 juta. “Sebelumnya kita sudah kordinasi dengan kepala desa sumbersicang, namun, kepala desa tidak mendukung sama sekali. memang kita sempat menyampaikan bahwa nanti nya mobil yang dari luar akan kita mintai sumbangan seikhlasnya. “ucap nya.

Yudi juga menjelaskan bahwa tidak kesemuanya yang mempunyai roda empat memberikan sumbangan. “yang mempunyai mobil itu tidak kesemuanya menyumbang, sumbangan itu terkumpul Rp 2600.000. ada juga yang mempunyai mobil menyumbang tenaga. sedangkan warga masyarakat memberikan makanan kepada yang kerja. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Sengkarut Makan Bergizi Gratis Soreang: Air Mata UMKM di Balik Ambisi '4.000 Kue Semalam' dan Bayang-Bayang Politik Partai Penguasa

Sementara kepala desa sumbersicang “Sukron Waliyudin” saat di konfirmasi media lewat jejaring sosial watshap via telpon membantah jika dirinya tidak merespon dan mendukung Swadaya pembuatan jembatan darurat tersebut.

“kita bukan tidak merespon dan mendukung, pada saat itu,Yudi bersama teman nya, datang kerumah menyampaikan bahwa pembiayaan akan di handle dirinya dulu. nanti habis berapa mau di sampaikan, dan orang yang menyebrang akan kita kasih tarif seikhlasnya. “Ucap yudi di sampaikan kepala desa sumbersicang.

kepala desa sumbersicang juga menjelaskan, “mobil yang menyebrang di kenakan tarif Rp300.000 per mobil. akhirnya kita tanya, habis berapa bangun jembatan, Versi nya Yudi, 2 juta. sedangkan versi suman, tukang nya 4juta setengah. ini kan tidak sama, mana yang benar ini. yang awal nya di prediksi dan kalkulasi paling banyak 3 juta. soal nya saya borong Bambu itu saya kasih semua. “Ucap nya lagi.

BACA JUGA :  Wakil Ketua I DPRD Berau Kembali Soroti Minimnya Transparansi CSR Perusahaan Tambang.

kepala desa sumbersicang menambah bahwa dirinya dilema, tidak di izinkan Bupati dan warga ada yang ngotot. “Saya Dilema, tidak di izinkan Gus Haris, di sisi lain warga yang ngotot ya saya ngotot juga gitu. saya bukan nya tidak menyumbang, saya menyumbang. namun, tidak saya kasih ke Yudi, saya kasih ke orang Satrian. jembatan itu perbatasan antara satrian dan sumbersicang. “imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis
Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 
Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam
Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli
Keluarga Kuat, Pemasyarakatan Hebat, Lapas Bangko Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Lewat Upacara Penuh Makna
Terindikasi di Salahgunakan Demi Kepentingan Pribadi, Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Jadi Ladang Basah
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:25 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:09 WIB

Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:08 WIB

Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Senin, 29 Juni 2026 - 20:06 WIB

Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam

Berita Terbaru