Refleksi Akhir Tahun 2024 untuk Penanganan Bencana di Provinsi Sumatera Utara

- Publisher

Kamis, 2 Januari 2025 - 18:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Suara Utama, Medan, 2 Januari 2025 – Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) telah sukses menyelenggarakan kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2024 untuk Penanganan Bencana di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 2 Januari 2025, bertempat di Oomi Lezatos, Medan, ini melibatkan 20 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan pemerintah, organisasi kemanusiaan, media, dan akademisi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penanganan bencana selama tahun 2024 di Provinsi Sumatera Utara dan memberikan proyeksi terkait kesiapsiagaan bencana di tahun 2025. Dalam acara tersebut, tiga pembicara utama yang kompeten berbagi wawasan dan pengalaman terkait bencana yang terjadi di Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Salah Data Pelanggan, Meteran Warga Bangko Dicabut: PDAM Akui Keliru, Janji Pasang Kembali Tak Ditepati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Budi Prasetyo, perwakilan dari BMKG Wilayah 1 Medan, membuka sesi dengan topik “Kondisi Cuaca/Iklim Tahun 2024 dan Proyeksi Tahun 2025”. Beliau menyampaikan informasi terkini mengenai fenomena cuaca yang memengaruhi bencana di wilayah Sumatera Utara serta proyeksi perubahan iklim yang perlu diwaspadai di tahun 2025.

Selanjutnya, M. Ridwan, perwakilan dari BPBD Provinsi Sumatera Utara, memberikan pemaparan dengan tema “Kejadian Bencana di Sumatera Utara Sepanjang Tahun 2024”. Beliau membahas jenis dan frekuensi bencana yang terjadi sepanjang tahun lalu, serta dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam penanggulangan bencana.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Perkuat Sinergi dengan Puskesmas Pematang Kandis, Bahas Pengelolaan Limbah Medis

Bapak Iswan Kaputra, dari Bitra Indonesia, menyampaikan materi berjudul “Bencana Ekologis Mengancam Sumatera Utara”. Iswan membahas masalah bencana ekologis yang semakin mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di Sumatera Utara, serta pentingnya kolaborasi untuk mitigasi dan adaptasi terhadap bencana yang bersumber dari kerusakan lingkungan.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Bedeng Rejo Merangin, Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

Diskusi yang berlangsung sangat dinamis dan interaktif, memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pandangan, ide, serta pengalaman terkait penanganan bencana di Sumatera Utara.

“Kita berharap melalui kegiatan refleksi ini, semua pihak dapat terus memperkuat sinergi dalam menghadapi bencana, dengan mempersiapkan strategi mitigasi yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana’, ucap Ismail Marzuki selaku Koordinator Disaster Management Unit (DMU) Yayasan PKPA.

Editor : Yoga Wowor

Sumber Berita: Ismail Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak

Berita Terkait

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 
Warga Resah Mobil Tangki Solar Industri Marak ke Tabir Barat, Dugaan Pasokan untuk PETI Mencuat
Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting Tanggamus Memperingati Hari Santri 2026
Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Warga Resah Mobil Tangki Solar Industri Marak ke Tabir Barat, Dugaan Pasokan untuk PETI Mencuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting Tanggamus Memperingati Hari Santri 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp