Tragis, Wanita di Candipuro Lam-Sel Ditemukan Tewas di Sumur Setelah Dua Hari Hilang

- Publisher

Minggu, 5 Januari 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Lampung Selatan dan Jenazah di Candipuro.

BPBD Lampung Selatan dan Jenazah di Candipuro.

SUARA UTAMA, Lampung Selatan-Seorang wanita bernama Milem (49), warga Desa Bumi Jaya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam 12 meter pada Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tandur padi dievakuasi oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan setelah menerima laporan dari warga dan pamong desa setempat.

Putra Bagus Aditia, salah satu petugas BPBD Lampung Selatan yang terlibat dalam evakuasi, mengatakan bahwa jenazah korban ditemukan dalam kondisi masih utuh meski sudah mulai mengeluarkan bau. “Jenazah korban berhasil diangkat dari sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter dan langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah,” ujar Putra, Minggu siang.

BACA JUGA :  Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Setelah jenazah berhasil dievakuasi, keluarga korban, termasuk suaminya, menolak membawa jenazah ke rumah sakit atau puskesmas untuk dilakukan visum atau otopsi. Mereka meminta agar jenazah segera dimakamkan sesuai syariat Islam.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri, SE, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah meminta keluarga korban untuk menandatangani surat pernyataan penolakan visum guna menghindari tuntutan hukum di kemudian hari.

Nurma menambahkan, berdasarkan keterangan suami dan tetangga korban, tidak ada konflik atau masalah dalam keluarga sebelum peristiwa ini terjadi. “Korban diketahui hilang dari rumah sejak dua hari yang lalu. Penemuan mayat ini bermula dari seorang tetangga yang mengaku mendapat mimpi bahwa korban berada di dalam sumur. Warga kemudian mengeringkan sumur tersebut hingga akhirnya menemukan jenazah korban,” jelas Nurma.

BACA JUGA :  PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Candipuro belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.

Penulis : Hendra Kasim

Editor : Nafian Faiz

Sumber Berita: BPBD Lamsel

Berita Terkait

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis
Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 
Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam
Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli
Keluarga Kuat, Pemasyarakatan Hebat, Lapas Bangko Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Lewat Upacara Penuh Makna
Terindikasi di Salahgunakan Demi Kepentingan Pribadi, Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Jadi Ladang Basah
Berita ini 376 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:25 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:09 WIB

Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:08 WIB

Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Senin, 29 Juni 2026 - 20:06 WIB

Yayasan Nurul Hasanain Desa Wedusan Terindikasi Melanggar Tausyiah MUI, Kemenag di Minta Investigasi Lebih Mendalam

Berita Terbaru