Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu, Yulianto Kiswocahyono: Semoga Amanah dan Pro-Rakyat

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonom senior Purbaya Yudhi Sadewa kini menjabat Menteri Keuangan RI menggantikan Sri Mulyani.

Ekonom senior Purbaya Yudhi Sadewa kini menjabat Menteri Keuangan RI menggantikan Sri Mulyani.

SUARA UTAMA – Jakarta, 9 September 2025 – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle pertama Kabinet Merah Putih. Sosok kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 ini dikenal luas sebagai ekonom senior dengan rekam jejak panjang di dunia riset, korporasi, dan pemerintahan.

Latar Belakang Pendidikan

Purbaya menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah itu, ia melanjutkan studi di Amerika Serikat dengan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana. Kombinasi latar belakang teknik dan ekonomi membuatnya dikenal sebagai figur dengan kemampuan analisis yang komprehensif.

Karier Profesional

Kariernya dimulai di sektor swasta sebagai Field Engineer Schlumberger Overseas SA pada 1989–1994. Ia kemudian bergabung dengan Danareksa Research Institute sebagai Senior Economist sebelum menjabat Chief Economist. Pada 2006, Purbaya dipercaya menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities sekaligus Komisaris PT Danareksa Investment Management.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu, Yulianto Kiswocahyono: Semoga Amanah dan Pro-Rakyat Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di pemerintahan, ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, antara lain Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Perekonomian, Kemenko Polhukam, dan Kemenko Maritim, serta Deputi III Kantor Staf Presiden. Pada 2018, ia dipercaya sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves.

BACA JUGA :  Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Selain itu, Purbaya juga tercatat sebagai Komisaris PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sejak 2017. Puncaknya, pada 2020 ia ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam kapasitas tersebut, ia turut menjadi anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Menteri Keuangan, Gubernur BI, dan Ketua OJK.

Menteri Keuangan Baru

Kini, dengan pengalamannya lebih dari tiga dekade, Purbaya dipercaya Presiden Prabowo untuk memimpin Kementerian Keuangan. Tantangan besar menantinya, mulai dari menjaga stabilitas fiskal, memperkuat penerimaan negara, hingga memastikan kebijakan belanja tetap pro-rakyat di tengah ketidakpastian global.

Ucapan Selamat

Menanggapi pelantikan ini, Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, Konsultan Pajak Senior sekaligus sekaligus Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jawa Timur, menyampaikan apresiasinya.

“Saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada Bapak Purbaya Yudhi Sadewa yang telah dipercaya menjadi Menteri Keuangan. Semoga beliau sukses dan amanah dalam mengemban tugas negara, serta mampu menghadirkan kebijakan fiskal yang adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Yulianto.

Publik kini menanti arah kebijakan fiskal yang akan ditempuh Purbaya, sekaligus menakar sejauh mana kepemimpinannya dapat membawa stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola
Menjelang Nataru, harga Cabai di pasar Simpang Pematang melonjak tajam
Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik
Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus
Moekajat Fun Camp 2025 #1 Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Keluarga Lintas Generasi
FES 2025 Dorong Kolaborasi Positif Generasi Muda Lewat Sport, Expo, dan SEKSOS
Opini: Bayi Panda Raksasa Pertama Indonesia — Harapan Baru Konservasi dari Pelukan Sang Induk
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:11 WIB

Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:02 WIB

Menjelang Nataru, harga Cabai di pasar Simpang Pematang melonjak tajam

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:13 WIB

Moekajat Fun Camp 2025 #1 Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Keluarga Lintas Generasi

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:54 WIB

FES 2025 Dorong Kolaborasi Positif Generasi Muda Lewat Sport, Expo, dan SEKSOS

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:45 WIB

Opini: Bayi Panda Raksasa Pertama Indonesia — Harapan Baru Konservasi dari Pelukan Sang Induk

Berita Terbaru