Perkuat Ketangguhan Komunitas dari Ancaman Banjir, Yayasan PKPA Gagas Desa Bersaudara di Aceh Tamiang

- Publisher

Minggu, 26 Januari 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama | Aceh Tamiang – Yayasan PKPA, bersama dengan Konsorsium SMART dan FSPA, serta didukung oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Aceh Tamiang, sukses melaksanakan Workshop Pengembangan Desa Bersaudara “Sister Village” di kawasan Bendahara Hilir, Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program MARS CDCAAD yang didanai oleh HOIFA – ToGETHER.

Workshop yang berlangsung pada tanggal 25 Januari 2025 di Aula Desa Teluk Kemiri dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari perwakilan stakeholder Kabupaten Aceh Tamiang, termasuk PMI, Tagana, perwakilan Kantor Camat Bendahara, serta perwakilan dari empat desa mitra yaitu Rantau Pakam, Teluk Halban, Teluk Kemiri, dan Teluk Kepayang.

Sesi pertama workshop ini dipandu oleh fasilitator utama, Suci Faramudita Sari, M.Han, bersama Syarwandi dari BPBD Kabupaten Aceh Tamiang dan Ismail Marzuki dari Yayasan PKPA sebagai Co-Fasilitator. Dalam sesi tersebut, peserta mulai menggali lebih dalam mengenai topik-topik penting seperti kejadian bencana, dampak, skala, dan inisiatif saling membantu antar desa. Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan konsep Desa Bersaudara dan beberapa contoh penerapannya di berbagai daerah.

BACA JUGA :  SMAIT Darul Fikri Makassar Jalani Visitasi Perpanjangan Izin Operasional

Pada penutupan acara, Ismail Marzuki yang juga menjabat sebagai Manajer Program MARS CDCAAD, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta. Ia berharap agar semua pihak dapat terus berkolaborasi dan kembali hadir pada pertemuan selanjutnya untuk menyusun komite desa, strategi, serta membangun kesepakatan bersama dalam pengelolaan dan pengembangan Desa Bersaudara.

BACA JUGA :  Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Workshop ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat solidaritas antar desa, meningkatkan ketahanan bencana, dan membangun komunitas yang saling mendukung di Aceh Tamiang.

Editor : Yoga

Sumber Berita: Ismail Marzuki Yayasan PKPA

Berita Terkait

Lahan 80 Hektare Raib Tanpa Hasil, Ahli Waris Gandeng DPD LSM BAKIN Jambi Laporkan Kasus ke Mabes Polri
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia
Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026
Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat
Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
PWI Provinsi Jambi Lakukan PAW Kepengurusan 2025–2027, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Manggala Gelar Turnamen Domino 80 Pasang Peserta
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:13 WIB

Lahan 80 Hektare Raib Tanpa Hasil, Ahli Waris Gandeng DPD LSM BAKIN Jambi Laporkan Kasus ke Mabes Polri

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:47 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:28 WIB

Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:31 WIB

Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Berita Terbaru