Mulai 1 September 2024, Pembatasan Subsidi Pertalite Efektif Diberlakukan

- Publisher

Selasa, 27 Agustus 2024 - 18:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Tana Paser – Sosialisasi Pengetatan untuk Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Pertalite dan Biosolar, efektif dimulai 1 September akan tetapi untuk teknis pelaksanaannya belum detail dijelaskan, menurut pernyataan Arifin Tasrif saat masih menjabat Menteri ESDM.

Arifin menyampaikan, bahwa sudah disiapkan kriteria kendaraan apa saja yang berhak menggunakan BBM subsidi. Walau demikian beliau masih belum bersedia merinci soal pelaksanaannya.

“Ya sedang disiapkan lah. Nanti yang ngomongin kan bukan saya,” ucap dia yang digantikan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM per 19 Agustus.

Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna, menekankan Pembatasan BBM Bersubsidi tergantung dari keseriusan Pemerintah Pusat, apakah melalui penerapan aplikasi MyPertamina, skema kartu, hingga pembatasan jenis kendaraan, disitat dari CNN Indonesia

Untuk daerah Kabupaten Paser, khususnya Kecamatan Tanah Grogot, pembelian BBM subsidi yang diizinkan mengisi BBM hanya kendaraan roda empat yang terdaftar di MyPertamina. Apabila tidak terdata di aplikasi MyPertamina, maka kendaraan roda empat tersebut tidak bisa dilayani ketika melakukan pengisian bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

BACA JUGA :  Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Terpantau di SPBU yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, Tanah Grogot, walaupun terjadi antrian panjang, tetapi tetap tertib menunggu giliran pengisian BBM bersubsidi.

Untuk pengisian BBM jenis Pertamax masih terlihat lancar tanpa antrian panjang.

BACA JUGA :  Kisah Inspiratif Pedagang Dimsum Naik Kawasaki ZX25R di Cimahi

Didaerah Kabupaten Paser, untuk saat ini, efek menjelang Pembatasan BBM Bersubsidi masih belum terasa, tetapi efek tersebut biasanya mulai terasa saat Pembatasan BBM Bersubsidi efektif dilaksanakan, yang sangat terasa naiknya pada harga kebutuhan pokok masyarakat, disaat ekonomi masyarakat banyak mengalami tekanan, banyaknya pajak – pajak dan pungutan wajib dan banyaknya pemutusan kerja, dan naiknya harga pangan, akibatnya masyarakat yang dipelosok yang makin menderita.

Berita Terkait

KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Kisah Inspiratif Pedagang Dimsum Naik Kawasaki ZX25R di Cimahi
Ketua Umum FOR SANTRI Kukuhkan Pengurus Subkorwil V Jawa Timur di Kota Batu
Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional
Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia
Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya
Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!
INVESTIGASI UTAMA: Diduga Langgar Aturan Daerah Aliran Sungai Citarum, Aktivitas Misterius Sabita Garmindo di Katapang Disorot Tajam
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28 WIB

KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Kisah Inspiratif Pedagang Dimsum Naik Kawasaki ZX25R di Cimahi

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:48 WIB

Ketua Umum FOR SANTRI Kukuhkan Pengurus Subkorwil V Jawa Timur di Kota Batu

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:22 WIB

Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:37 WIB

Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/