Mengenal Taaruf Online tak Menjamin Berumah Tangga Seutuhnya. Terlalu Memilih seperti Pacaran

- Jurnalis

Jumat, 7 Oktober 2022 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. Pribadi dam Ilustrasi Keluarga Bahagia. Ta'aruf Online Tak Menjamin Dalam Berumah Tangga Ketika Banyak Kriteria Calon. (SUARA UTAMA)

Foto: Dok. Pribadi dam Ilustrasi Keluarga Bahagia. Ta'aruf Online Tak Menjamin Dalam Berumah Tangga Ketika Banyak Kriteria Calon. (SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA – DALAM Berumah tangga bagi seorang Muslim tidak hanya didasari oleh sebuah kebutuhan akan fitrah untuk hidup berpasangan dengan lawan lawan jenis. Lebih dari itu, dalam berumah tangga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah dan dakwah.

IMG 20221013 WA0065 Mengenal Taaruf Online tak Menjamin Berumah Tangga Seutuhnya. Terlalu Memilih seperti Pacaran Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

BACA JUGA : Mas Andre Hariyanto: Peran Anak Pertama dan Tulang Punggung Keluarga. Antara Memilih Ibu, Pendidikan, Pasangan

Sedangkan sebagai dakwah, berumah tangga adalah sarana untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan takwa serta berlomba dalam memberikan contoh terbaik. Dakwah dalam konteks ini tidak hanya antara suami, istri, dan anak.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Mengenal Taaruf Online tak Menjamin Berumah Tangga Seutuhnya. Terlalu Memilih seperti Pacaran Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto: Dok. Pribadi dam Ilustrasi Keluarga Bahagia. Ta'aruf Online Tak Menjamin Dalam Berumah Tangga Ketika Banyak Kriteria Calon. (SUARA UTAMA)
Foto: Dok. Pribadi dam Ilustrasi Keluarga Bahagia. Ta’aruf Online Tak Menjamin Dalam Berumah Tangga Ketika Banyak Kriteria Calon. (SUARA UTAMA)

Namun, juga meliputi bagaimana keluarga yang dibentuk dapat menjadi teladan bagi keluarga lainnya dan masyarakat pada umumnya. Kutip Republika.

BACA JUGA : Prestasi Terbaik Trainer Dadang Suhardi, Sebanyak 263 Peserta Lintas Mancanegara Merapat di Pelatihan AR Learning Center. Ratusan Alumni tersebar

Sebagai ibadah, berumah tangga merupakan sarana untuk meningkatkan dan menyempurnakan amaliah ibadah kepada Allah SWT. Rasulullah bersabda,

Ta'aruf adalah ritual kesopanan yang bertujuan menyamakan kedudukan (mempromosikan kesetaraan)
Ta’aruf adalah ritual kesopanan yang bertujuan menyamakan kedudukan (mempromosikan kesetaraan)

“Barangsiapa menikah, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan separuh iman, karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam separuh yang tersisa.” (HR Thabrani).

BACA JUCA : Reformasi Yayasan Lembaga AR Learning Center Diperkuat dengan Perubahan Kader yang Komitmen dan Loyal, Berikut Struktural Terbaru YPPN juga ALC

Perihal tersebut, menanggapi tentang fasilitas Ta’aruf berbasis online atau via sosial media, kadangkala masyarakat bisa mempercayai juga bisa tidak mempercayai. Sebab, proses ada yang sesuai syariah ada juga yang neko – neko (asal – asal). Mengapa demikian, simak sekilas pengalaman salah satu Ikhwan dalam mengikuti atau mendaftar di Ta’aruf Online.

Poster Desain: Sekar Wangi. Gratis dan terbuka untuk umum. Sharing Santai Seputar Jurnalistik dan Kepenulisan (SEJUK) bersama Mas Andre Hariyanto. Suara Utama ID
Poster Desain: Sekar Wangi. Gratis dan terbuka untuk umum. Sharing Santai Seputar Jurnalistik dan Kepenulisan (SEJUK) bersama Mas Andre Hariyanto. Suara Utama ID

Ta’aruf Online Tak Semulus Perkiraan

Si Ikhwan mencoba mendaftar dan berhasil mengikuti alur Ta’aruf Online. Pada saat itu peserta dimintai CV biodata Ta’aruf, baik itu Ikhwan atau Akhwat. Dalam hal itu, disebutkan kriteria pasangan yang diinginkan dan diharapkan, termasuk usaha ingin menjalin hubungan rumah tangga.

BACA JUGA : Redaksi Suara Utama Ajak Masyarakat Bergabung Menjadi Kaperwil Kabiro Koresponden dan Jurnalis Anti Hoax

“Saling tukeran CV biodata, misal si Ikhwan ingin seperti ini – ini, dan sebaliknya juga si Akhwat. Tapi pada kenyataan diluar perkiraan, tepatnya banyak memilih dan bila tidak sesuai tidak berkenan. Padahal tertulis siap bersama pasangan yang mengajak dalam keseriusan. Terus apa bedanya dengan mencari pasangan lewat pasangan. Pelajari dulu ilmu Ta’aruf sesuai Syar’i jangan cuma mengikut karena tren,” ujar Abu Zhafran Saif Ghazi Al-Amin menceritakan kepada redaksi Suara Utama ID, Jum’at (07/10/2022).

BACA JUGA :  Api hanguskan kantor milik KNPB Dogiyai ; Jubir KNPB, Kami tetap akan ada bersama rakyat.
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

Ya wajar saja jika memilih untuk pasangan, masih kata Abu Zhafran Alumni Lembaga AR Learning Center, karena pernikahan hanya sekali dalam seumur hidup. Tapi alangkah baiknya bila sudah berkeinginan menikah lebih baik cara tidak seperti pacaran atau banyak kriteria sedangkan isi biodata meyakinkan agar segera menikah jika ada serius.

Foto: Dokumen Pribadi Mas Andre Hariyanto. Peran Anak Muda dan Tulang Punggung Keluarga Antara Memilih Keluarga dan Pasangan Hidup Jodoh. AR Learning Center/Suara Utama/YPPN/Taklim Jurnalistik/AR CoGan.
Foto: Dokumen Pribadi Mas Andre Hariyanto. Peran Anak Muda dan Tulang Punggung Keluarga Antara Memilih Keluarga dan Pasangan Hidup Jodoh. AR Learning Center/Suara Utama/YPPN/Taklim Jurnalistik/AR CoGan.

“Plus minus saja sih. Jika sudah tukaran WhatsApp dan email dan japri sosial media tapi mengantung sama saja seperti kenalan dan tidak ada arah tujuan. Apalagi daftar keikutsertaan Ta’aruf berbayar sebagian besar. Tapi kalau boleh saran, alangkah baiknya menjalani dengan serius bila sudah siap dan tidak terlalu lama menunggu serta memikirkan matang – matang. Dan terakhir diterima atau ditolaknya Ta’aruf apalagi versi online sudah biasa, lebih banyaknya tidak lanjut hanya berteman saja,” tutup dan sebagai pesan kepada peserta Ta’aruf Online.

Foto: Dok. Pribadi. Terima Kasih Banyak Kepada Retizen Republika dan Kompasiana Atas Takedown Konten Hoax Lembaga AR Learning Center. Mas Andre Hariyanto/Retizen Republika/Kompasiana. (Suara Utama ID).
Foto: Dok. Pribadi. Terima Kasih Banyak Kepada Retizen Republika dan Kompasiana Atas Takedown Konten Hoax Lembaga AR Learning Center. Mas Andre Hariyanto/Retizen Republika/Kompasiana. (Suara Utama ID).

Mengutip penjelasan Ta’aruf di website wikipedia, dijelaskan Taaruf atau Taruf (bahasa Persia: تعارف, pengucapan Persia: ( simak)) adalah istilah dari Bahasa Persia yang mengacu pada bentuk kesopanan atau seni etiket di Iran, yang menekankan pada rasa hormat dan peringkat sosial.

Taaruf adalah ritual kesopanan yang bertujuan menyamakan kedudukan (mempromosikan kesetaraan) dalam budaya hirarkis. Taaruf antar teman, maupun antara tuan rumah dan tamu, menekankan nilai persahabatan sebagai prioritas dalam mencapai segala hal di dunia. Taaruf juga merupakan cara mengelola hubungan sosial dengan sopan santun. Ini berarti, taaruf dapat digunakan sebagai dasar untuk hubungan timbal balik (secara positif) atau sebagai “senjata sosial atau politik yang membingungkan penerima dan menempatkannya pada posisi yang tidak menguntungkan” (secara negatif).

Maka dari itu, taaruf adalah salah satu hal yang paling mendasar untuk dipahami tentang budaya Iran.

Berita Terkait

Pemerintah Nagari Sikabau Laksanakan Musyawarah RKP Nagari Tahun 2025, DU RKP 2026 Dan Rembug Stunting
Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha
Perjuangan Pendamping Proses Produk Halal (P3H): Tantangan dan Kontribusi dalam Mendukung Industri Halal di Indonesia
Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan
Warga Patani Barat Keluhkan Ruas Jalan Yang Rusak dan Tergenang Air
Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal
Terkait Isu Kecurangan Distribusi LPG 3 Kg di Beberapa Pangkalan, Ini Kata Dirut PT. Putra Siarang
13 Tahun “Mangkrak” Jadi Temuan BPK, GOR Asahan Sudah habiskan Rp.16,2 Milyar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:14 WIB

Pemerintah Nagari Sikabau Laksanakan Musyawarah RKP Nagari Tahun 2025, DU RKP 2026 Dan Rembug Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:29 WIB

Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha

Rabu, 12 Juni 2024 - 06:58 WIB

Perjuangan Pendamping Proses Produk Halal (P3H): Tantangan dan Kontribusi dalam Mendukung Industri Halal di Indonesia

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:37 WIB

Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:34 WIB

Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:32 WIB

Terkait Isu Kecurangan Distribusi LPG 3 Kg di Beberapa Pangkalan, Ini Kata Dirut PT. Putra Siarang

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:16 WIB

13 Tahun “Mangkrak” Jadi Temuan BPK, GOR Asahan Sudah habiskan Rp.16,2 Milyar

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:59 WIB

Isu Korupsi Persatuan Wartawan Indonesia, Pimpinan Media SUARA UTAMA Andre Hariyanto buka Suara ke Dewan Pers

Berita Terbaru

Berita Utama

Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha

Rabu, 12 Jun 2024 - 07:29 WIB