Mengenal Makna “Making Love” dan Cara Menikmatinya dengan Bijak

- Penulis

Jumat, 27 Juni 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Gambar ilustrasi Pasangan Suami Istri (Google/SUARA UTAMA)

FOTO : Gambar ilustrasi Pasangan Suami Istri (Google/SUARA UTAMA)

Oleh: Mas Andre Hariyanto, Jurnalis Media Nasional & Internasional Suara Utama dan Suami dari Aisyah Putri Widodo

SUARA UTAMA Dalam kehidupan pasangan suami istri, hubungan badan atau making love bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan biologis. Ia adalah bentuk ekspresi cinta terdalam, komunikasi tanpa kata, dan pengikat emosional yang sangat kuat. Sayangnya, topik ini masih sering dianggap tabu untuk dibicarakan secara terbuka dan sehat, padahal pemahaman yang baik tentangnya penting demi keharmonisan rumah tangga.

IMG 20250627 WA0001 Mengenal Makna “Making Love” dan Cara Menikmatinya dengan Bijak Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Mengenal Makna “Making Love” dan Cara Menikmatinya dengan Bijak Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu “Making Love”?

Making love adalah ungkapan yang menggambarkan hubungan intim yang dilakukan dengan penuh cinta, kasih sayang, dan penghargaan antara dua insan yang saling terikat dalam ikatan suci pernikahan. Berbeda dari hubungan seksual yang semata-mata berorientasi fisik, making love melibatkan unsur emosional, psikologis, dan spiritual.

Dalam perspektif agama, khususnya Islam, hubungan suami istri adalah bentuk ibadah jika dilakukan dengan niat yang baik dan penuh kasih. Rasulullah ﷺ bahkan menyebutkan bahwa mendatangi istri adalah bentuk sedekah jika disertai niat yang benar. Maka, hubungan ini bukanlah sesuatu yang tabu, tetapi perlu dikelola dengan ilmu, kelembutan, dan nilai-nilai moral.

Makna Relasional dan Emosional

Hubungan intim yang sehat dapat memperkuat ikatan batin antara pasangan. Dalam pelukan dan sentuhan, tersimpan bahasa tubuh yang mampu menyampaikan perasaan lebih dari sekadar kata-kata. Ketika dilakukan dengan rasa cinta, saling pengertian, dan rasa hormat, making love bisa menjadi sarana memperdalam kedekatan emosional dan memperkuat kepercayaan satu sama lain.

Hubungan yang intim secara emosional akan berdampak besar terhadap suasana hati, kestabilan rumah tangga, bahkan terhadap kualitas ibadah dan produktivitas masing-masing pasangan.

Cara Menikmati Hubungan Suami Istri secara Sehat dan Bijak

1. Mulai dengan Komunikasi yang Jujur

Kunci dari hubungan intim yang sehat adalah keterbukaan. Bicarakan keinginan, batasan, dan kebutuhan masing-masing secara jujur dan lembut. Jangan berasumsi bahwa pasangan dapat membaca pikiran Anda. Komunikasi yang jernih membuka pintu kenyamanan dan rasa saling dihargai.

2. Fokus pada Keintiman, Bukan Sekadar Kepuasan Fisik

Nikmati prosesnya, bukan hanya tujuannya. Sentuhan, pelukan, tatapan mata, dan kata-kata penuh cinta dapat membangun suasana yang nyaman dan romantis. Making love adalah perjalanan dua hati yang saling mencintai, bukan hanya persinggahan syahwat.

BACA JUGA :  "Krisis Sampah Jabar 2025: Bupati Subang, Menteri LH, dan Gubernur Kompak Targetkan Tuntas 2029"

3. Kenali Bahasa Cinta Pasangan Anda

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan dan menerima cinta—dikenal sebagai love languages. Ada yang lebih suka sentuhan fisik, pujian, perhatian, hadiah kecil, atau waktu berkualitas. Memahami dan memenuhi bahasa cinta pasangan akan menciptakan rasa aman dan bahagia yang mendalam.

4. Jaga Kebersihan dan Penampilan Diri

Penampilan bukan segalanya, tetapi memiliki pengaruh besar dalam membangkitkan ketertarikan. Menjaga kebersihan tubuh, memakai wewangian, serta memperhatikan penampilan adalah bentuk penghormatan terhadap pasangan. Islam pun sangat menganjurkan kebersihan dan kerapian, termasuk dalam hubungan suami istri.

5. Ciptakan Suasana yang Mendukung

Kehangatan tidak selalu datang secara spontan. Atur suasana yang nyaman dan tenang: kamar rapi, pencahayaan lembut, suasana sunyi dari gangguan luar, atau bahkan dengan percakapan lembut sebelum bersama. Hal ini akan membuat momen menjadi lebih intim dan berkesan.

6. Variasikan dengan Lembut dan Kreatif

Hindari rutinitas yang monoton. Bicarakan secara terbuka keinginan untuk mengeksplorasi variasi yang wajar dan disepakati bersama. Kreativitas dalam hubungan suami istri adalah tanda perhatian dan usaha untuk saling membahagiakan, selama tetap dalam koridor yang sehat dan santun.

7. Libatkan Hati dan Doa dalam Setiap Pelukan

Islam mengajarkan doa sebelum berhubungan agar dijauhkan dari setan dan diberkahi keturunan yang baik. Dengan melibatkan doa dan cinta dalam aktivitas suami istri, hubungan tersebut bukan hanya terasa hangat secara emosional, tetapi juga bernilai ibadah di hadapan Allah.

Cinta yang Diperjuangkan Lewat Sentuhan Suci

Making love bukan sekadar pelepasan syahwat, melainkan penguatan cinta yang disucikan oleh ikatan halal. Jika dilakukan dengan niat yang baik, komunikasi terbuka, dan sikap saling membahagiakan, hubungan ini bisa menjadi sumber kekuatan, kebahagiaan, dan ketenangan dalam kehidupan rumah tangga.

Mari kita maknai hubungan suami istri sebagai bentuk ibadah dan kasih sayang, bukan sebagai hal yang memalukan untuk dipahami. Karena dari pelukan yang ikhlas dan cinta yang halal, lahirlah keluarga yang damai, sakinah, dan penuh rahmat.

Penulis : Andre Hariyanto

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Tim Medis IDI Cabang Kota Bogor Kirim Dokter ke Lokasi Bencana di Sibolga
Darurat Banjir Boentuka, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten TTS, Buka Program Bantuan
Kasus Dugaan Perdagangan Anak Libatkan Warga SAD, Mijak Tampung SH: “Ini Harus Diberantas!”
Eben Diduga Jadi Penampung Emas Ilegal di Desa Lantak Seribu, Warga Mendesak APH Bertindak
Perkuat Struktur Organisasi, DMI TTS Gelar Meeting Perdana
Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera
Roadshow Peduli Sumatera 2025: Dompet Dhuafa Lampung Gandeng Fathur untuk Gerakkan Solidaritas Anak Muda
Cahaya Hijrah Launching Sanlat Akhir Tahun di Batuputih
Berita ini 376 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:08 WIB

Tim Medis IDI Cabang Kota Bogor Kirim Dokter ke Lokasi Bencana di Sibolga

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:45 WIB

Darurat Banjir Boentuka, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten TTS, Buka Program Bantuan

Senin, 8 Desember 2025 - 20:58 WIB

Kasus Dugaan Perdagangan Anak Libatkan Warga SAD, Mijak Tampung SH: “Ini Harus Diberantas!”

Senin, 8 Desember 2025 - 07:35 WIB

Eben Diduga Jadi Penampung Emas Ilegal di Desa Lantak Seribu, Warga Mendesak APH Bertindak

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:00 WIB

Perkuat Struktur Organisasi, DMI TTS Gelar Meeting Perdana

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:02 WIB

Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:36 WIB

Roadshow Peduli Sumatera 2025: Dompet Dhuafa Lampung Gandeng Fathur untuk Gerakkan Solidaritas Anak Muda

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:56 WIB

Cahaya Hijrah Launching Sanlat Akhir Tahun di Batuputih

Berita Terbaru