Lapak Baca Nabire Bahas Konflik Horizontal di Kapiraya

- Publisher

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Nabire- kolektif Lapak Baca dan Diskusi Kota Nabire menggelar forum belajar dan refleksi publik di Asrama Deiyai, Kalibobo, rabu (25/2) pukul 17.30 WIT.

Diskusi bertajuk “Pembacaan Situasi Konflik Horizontal di Kapiraya” ini menyoroti konflik sosial antara Suku Mee dan Kamoro serta membahas dugaan keterkaitannya dengan aktivitas investasi dan pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut.

Pemantik diskusi, Kali Kabur, menyampaikan bahwa masuknya investasi dan alat berat di wilayah Gunung Yoga, Kapiraya, memicu keresahan warga. Aktivitas pembekuan tanah dan penggalian di area yang diyakini memiliki kandungan sumber daya alam bernilai tinggi disebut berlangsung tanpa penjelasan terbuka kepada masyarakat adat.

Menurutnya, situasi tersebut memunculkan kecurigaan yang kemudian berkembang menjadi bentrokan di lapangan. Ia berpendapat konflik horizontal bukan berakar dari budaya masyarakat Papua, melainkan dipicu oleh sistem ekonomi dan kepentingan investasi yang dinilai memecah belah rakyat Papua.

Eka, salah satu peserta diskusi, menilai konflik tersebut sebagai bentuk adu domba antara kelompok masyarakat yang sebelumnya hidup berdampingan. Ia juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan agar konflik serupa tidak terulang.

BACA JUGA :  Pidato Sakral Marc Klok Bakar Mental Juara Persib : Godog Cemoohan PSM Jadi Energi Menuju Hat-Trick Sejarah Liga Indonesia!

Otopianus Y menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara alam, nilai spiritual, dan adat dalam kehidupan masyarakat adat Papua.

Ia mengingatkan potensi dampak jangka panjang eksploitasi tambang seperti nikel dan emas terhadap generasi mendatang.

Amo Dougai mempertanyakan distribusi hasil kekayaan alam Papua dan perang pemimpin daerah dalam merespons persoalan sosial yang muncul. Sementara itu, Carles mengaitkan dinamika konflik dengan sejarah panjang penguasaan sumber daya alam Papua dalam konteks ekonomi global.

Ledekin dalam sesi penutup refleksi mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.

BACA JUGA :  Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Forum diskusi menyimpulkan perlunya penyelidikan independen atas konflik di Kapiraya serta mendorong dialog damai yang melibatkan masyarakat adat, tokoh agama, dan lembaga representatif.

Moderator Amina T menutup kegiatan dengan ajakan memperkuat solidaritas dan memperluas ruang-ruang belajar rakyat sebagai sarana membangun kesadaran kritis dan persatuan.

Kolektif Lapak Baca dan Diskusi Kota Nabire menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan forum diskusi publik sebagai bagian dari upaya mendorong dialog dan refleksi bersama di Papua.

Berita Terkait

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia
Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026
Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat
Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
PWI Provinsi Jambi Lakukan PAW Kepengurusan 2025–2027, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Manggala Gelar Turnamen Domino 80 Pasang Peserta
SMAIT Darul Fikri Makassar Jalani Visitasi Perpanjangan Izin Operasional
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:47 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:28 WIB

Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:31 WIB

Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:14 WIB

Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:01 WIB

PWI Provinsi Jambi Lakukan PAW Kepengurusan 2025–2027, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser

Berita Terbaru