Ketua GEMPA NTT Nilai Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Keliru dan Sarat Kepentingan

- Publisher

Minggu, 7 September 2025 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GEMPA NTT Jecko Jewata saat menyampaikan pernyataan sikap terkait pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae
Ketua Generasi Pengawal Pancasila Nusa Tenggara Timur (GEMPA NTT), Jecko Jewata, menilai pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae oleh Komisi Kode Etik Polri sebagai keputusan keliru dan sarat kepentingan politik.

SUARA UTAMA,Ende Ketua Generasi Pengawal Pancasila Nusa Tenggara Timur (GEMPA NTT), Jecko Jewata, angkat bicara terkait pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae oleh Komisi Kode Etik Polri. Ia menilai keputusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) tersebut sebagai “adegan lelucon” untuk meredam situasi keamanan nasional yang sedang memanas.

Menurut Jecko, keputusan itu menuai banyak respon negatif dari masyarakat terhadap institusi penegakan hukum di Indonesia. “Ratusan ribu rakyat Indonesia telah menandatangani petisi dan menuntut agar Kompol Cosmas segera dibebaskan dari tuntutan serta diperbolehkan kembali aktif bekerja sebagaimana mestinya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Diduga Minim Pelayanan Saat Jam Kerja, Warga Kampung Baruh Desak Evaluasi Kinerja Lurah dan Pegawai

Dalam pernyataannya, GEMPA NTT juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Afan Kurniawan beberapa pekan lalu di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Jecko menilai keputusan Komisi Kode Etik Polri sangat keliru dan berpotensi dipengaruhi tekanan maupun manuver politik. “Durasi persidangan yang sangat singkat dan tiba-tiba menimbulkan dugaan kuat adanya penggembosan struktural dari internal kesatuan Brimob itu sendiri,” tegasnya.

BACA JUGA :  Ahli Waris Amer Husin Kumpulkan Bukti, Sertifikat Tanah Merry Cs di Kelurahan Mampun Akan Digugat

Ia mengingatkan bahwa pemecatan Kompol Cosmas berisiko memperlebar ruang spekulasi liar di masyarakat sekaligus meruntuhkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. “Kami menghormati hukum di Indonesia, tetapi setiap keputusan hukum harus berada di atas rel kebenaran dan keadilan, tanpa tekanan kepentingan terselubung,” tambahnya.

BACA JUGA :  Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci

Atas dasar itu, GEMPA NTT menyerukan seruan moral kepada Presiden RI dan Kapolri untuk meninjau kembali keputusan pemecatan tersebut. “Kami memohon agar tuntutan terhadap Kompol Cosmas dicabut, sehingga beliau dapat kembali bertugas dan mengabdi bagi bangsa ini,” tutup Jecko Jewata.

Penulis : Severinus Je Raga

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru
Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara
Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep
Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan
Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik
Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi
Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan
Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:12 WIB

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru

Kamis, 24 September 2026 - 21:37 WIB

Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

Kamis, 24 September 2026 - 21:09 WIB

Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 11:07 WIB

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Berita Terbaru

Berita Utama

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:07 WIB

https://mancingjitu.com/