Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

- Publisher

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Barru – Masyarakat di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, menyampaikan keluhan terkait sulitnya akses Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Pekkae. Keluhan tersebut mencuat karena diduga adanya antrean panjang dan ketidakteraturan distribusi yang membuat sejumlah sopir truk harus bermalam di sekitar SPBU maupun area Pertamina untuk mendapatkan giliran pengisian.

 

Dalam pesan yang beredar di masyarakat, salah satu warga menyampaikan harapannya kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Barru agar segera melakukan penertiban dan penindakan terhadap dugaan praktik yang merugikan para sopir. Kondisi ini disebut-sebut membuat para pengemudi kendaraan berat harus menunggu berjam-jam bahkan hingga keesokan harinya hanya untuk mendapatkan solar.

 

“Kasihan para sopir truk, setiap hari harus bermalam di lokasi SPBU hanya untuk menunggu giliran. Begitu sudah tiba giliran, stok sering kali sudah habis,” demikian keluhan yang disampaikan warga dalam pesan tersebut.

BACA JUGA :  Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Bitung Diamankan

 

Warga menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian serius, mengingat solar merupakan kebutuhan utama bagi kendaraan angkutan barang. Apabila distribusi tidak berjalan lancar, maka akan berdampak pada aktivitas ekonomi dan pengiriman logistik di wilayah Barru dan sekitarnya.

 

Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama pihak terkait dapat turun langsung melakukan pengecekan di lapangan, termasuk memastikan sistem antrean dan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan distribusi juga diminta untuk diperketat agar tidak merugikan masyarakat umum.

BACA JUGA :  Operasi ATM BRI Lelet, Uang Nasabah Diduga Dicuri

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai keluhan tersebut. Namun masyarakat berharap adanya solusi cepat agar permasalahan antrean solar di wilayah Pekkae dapat segera teratasi dan tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Berita Terkait

Hakim Mengaku Tak Terima BAP Saksi, Penasihat Hukum Pertanyakan Keabsahan Pembuktian Jaksa
Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka
Satreskrim Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pemkot, Satu Terduga Pelaku Diamankan
Rawan Curanmor di Bandung
Kurang dari 24 Jam, Polsek Matuari Ungkap Kasus Pencurian Emas dan Ponsel Senilai Rp72 Juta
Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Bitung Diamankan
Dugaan Penipuan Berkedok Mentor Affiliate dan Arisan Online di TikTok Resahkan Warga, Redaksi Siapkan Laporan Resmi ke Polda Jabar dan Polresta Bandung
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Hakim Mengaku Tak Terima BAP Saksi, Penasihat Hukum Pertanyakan Keabsahan Pembuktian Jaksa

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:24 WIB

Satreskrim Polres Bitung Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pemkot, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:25 WIB

Rawan Curanmor di Bandung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:53 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polsek Matuari Ungkap Kasus Pencurian Emas dan Ponsel Senilai Rp72 Juta

Berita Terbaru

Berita Utama

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:01 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand