Kabel Wifi Semrawut, Terindikasi Dugaan Asal Asalan Tanpa memikirkan Dampak Lingkungan dan Keselamatan 

- Publisher

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Seiring berkembangnya teknologi, wifi dengan menggunakan teknologi jaringan ber kabel yang disebut Ethernet atau Kabel LAN (Local Area Network) sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun sangat di sayangkan, pemasangan kabel wifi diduga asal asalan sehingga nampak semrawut bahkan melilit hampir ke tanah. 11/12/2025.

Pemandangan semrawut nya kabel wifi di kabupaten Probolinggo Jawa Timur bukan rahasia umum lagi, salah satunya wilayah kecamatan maron. Semrawut nya kabel wifi berpotensi berdampak kepada masalah estetika, serta terindikasi ancaman nyata bagi keselamatan dan kenyamanan publik, serta merusak citra lingkungan sekitar.

Adapun penertiban kabel wifi yang semrawut adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah (Pemda) dengan pemerintah setempat dan oknum provider wifi. Penertiban tersebut dapat di koordinasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau Dinas Bina Marga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan PT PLN (Persero).

Warga asal wilayah kecamatan maron “MD” sangat menyayangkan oknum provider wifi yang diduga dalam pemasangan kabel nya asal asalan. Tanpa memikirkan dampak lingkungan serta keselamatan publik.

“Kebutuhan masyarakat di setiap hari dan malam, hampir kesemuanya membutuhkan jaringan wifi. Namun, kami sangat menyayangkan oknum provider wifi yang pemasangan kabel nya semrawut. Padahal, Penyedia jasa internet(Provider wifi) wajib bertanggung jawab untuk memasang dan merawat kabel mereka dengan rapi serta sesuai izin yang diberikan. “Ucap nya.

BACA JUGA :  HUT Ke-38, Julia Entengo Dinilai Jadi Inspirasi Pelaku UMKM Zona Baku Bae

Ia menambahkan, dengan semrawut kabel wifi khususnya bagi yang mempunya rumah di pinggir jalan. Menurutnya, sebagus apapun dan semewah apapun rumah nya dan Serapi apapun penataan nya akan nampak kumuh.

“Bagi warga yang mempunyai rumah di pinggir jalan, sebagus apapun rumah nya akan kelihatan kumuh. Jika pemasangan kabel wifi semrawut seperti itu. Oleh keranya, kami memohon kepada pihak pihak terkait agar segera di tindak lanjuti demi keamanan dan kenyamanan publik. “imbuh nya.

BACA JUGA :  Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Hal senada di sampaikan “ZN” yanga mengaku dirinya dari desa yang terletak di daerah pegunungan. Ia mengaku sering melihat kabel wifi melilit dan menjuntai ke tanah. Hal tersebut dapat menggangu aktivitas warga dan mengancam keselamatan warga khususnya pengendara sepeda motor.

“Kami sering melihat kabel wifi menjuntai ke tanah, yang jelas itu dapat menggangu aktivitas warga khususnya pemilik tanah bahkan bisa mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor. Memang kami butuh jaringan wifi. Tapi tolong bagi oknum penyedia pikirkan juga keselamatan warga, jangan se enak nya pasang kabel. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 
Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 
Kemerdekaan Berarti Berbagi, Lapas Bangko Salurkan Sembako untuk Warga Binaan dan Masyarakat
Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Kemerdekaan Berarti Berbagi, Lapas Bangko Salurkan Sembako untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/