Kabel Wifi Semrawut, Terindikasi Dugaan Asal Asalan Tanpa memikirkan Dampak Lingkungan dan Keselamatan 

- Writer

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Seiring berkembangnya teknologi, wifi dengan menggunakan teknologi jaringan ber kabel yang disebut Ethernet atau Kabel LAN (Local Area Network) sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun sangat di sayangkan, pemasangan kabel wifi diduga asal asalan sehingga nampak semrawut bahkan melilit hampir ke tanah. 11/12/2025.

Pemandangan semrawut nya kabel wifi di kabupaten Probolinggo Jawa Timur bukan rahasia umum lagi, salah satunya wilayah kecamatan maron. Semrawut nya kabel wifi berpotensi berdampak kepada masalah estetika, serta terindikasi ancaman nyata bagi keselamatan dan kenyamanan publik, serta merusak citra lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Kabel Wifi Semrawut, Terindikasi Dugaan Asal Asalan Tanpa memikirkan Dampak Lingkungan dan Keselamatan  Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun penertiban kabel wifi yang semrawut adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah (Pemda) dengan pemerintah setempat dan oknum provider wifi. Penertiban tersebut dapat di koordinasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau Dinas Bina Marga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan PT PLN (Persero).

Warga asal wilayah kecamatan maron “MD” sangat menyayangkan oknum provider wifi yang diduga dalam pemasangan kabel nya asal asalan. Tanpa memikirkan dampak lingkungan serta keselamatan publik.

“Kebutuhan masyarakat di setiap hari dan malam, hampir kesemuanya membutuhkan jaringan wifi. Namun, kami sangat menyayangkan oknum provider wifi yang pemasangan kabel nya semrawut. Padahal, Penyedia jasa internet(Provider wifi) wajib bertanggung jawab untuk memasang dan merawat kabel mereka dengan rapi serta sesuai izin yang diberikan. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Warga Perbatasan Desa Tulupari dan Desa Sentulan Keluhkan Minim nya Voltase Listrik 

Ia menambahkan, dengan semrawut kabel wifi khususnya bagi yang mempunya rumah di pinggir jalan. Menurutnya, sebagus apapun dan semewah apapun rumah nya dan Serapi apapun penataan nya akan nampak kumuh.

“Bagi warga yang mempunyai rumah di pinggir jalan, sebagus apapun rumah nya akan kelihatan kumuh. Jika pemasangan kabel wifi semrawut seperti itu. Oleh keranya, kami memohon kepada pihak pihak terkait agar segera di tindak lanjuti demi keamanan dan kenyamanan publik. “imbuh nya.

Hal senada di sampaikan “ZN” yanga mengaku dirinya dari desa yang terletak di daerah pegunungan. Ia mengaku sering melihat kabel wifi melilit dan menjuntai ke tanah. Hal tersebut dapat menggangu aktivitas warga dan mengancam keselamatan warga khususnya pengendara sepeda motor.

“Kami sering melihat kabel wifi menjuntai ke tanah, yang jelas itu dapat menggangu aktivitas warga khususnya pemilik tanah bahkan bisa mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor. Memang kami butuh jaringan wifi. Tapi tolong bagi oknum penyedia pikirkan juga keselamatan warga, jangan se enak nya pasang kabel. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang
Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 
Jelang Ramadhan 1447 H, Cahaya Hijrah Launching 7 Program Keumatan dan Kemasjidan 
Diduga Bendungan Ilegal Mengakibat Banjir di Dusun Krajan Desa Pesisir Kecamatan Gending 
Jamaah Antusias Hadiri Pengajian Isra Miraj 1447 H di Masjid Arrahman Batuputih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:40 WIB

Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36 WIB

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47 WIB

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:27 WIB

Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:40 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Cahaya Hijrah Launching 7 Program Keumatan dan Kemasjidan 

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:35 WIB

Diduga Bendungan Ilegal Mengakibat Banjir di Dusun Krajan Desa Pesisir Kecamatan Gending 

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:07 WIB

Jamaah Antusias Hadiri Pengajian Isra Miraj 1447 H di Masjid Arrahman Batuputih

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:23 WIB

Diduga Mengalihkan Pengadaan Sumur Bor Air Minum Menjadi Sumur bor Untuk Irigasi Desa Liprak Wetan 

Berita Terbaru

Foto ilustrasi

Berita Utama

Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan

Selasa, 20 Jan 2026 - 14:38 WIB