Penulis oleh: dr. Gede Ngurah Prasetya Adhitama Putra, Dokter Umum Klinik Utama Dharma Husada Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur (Praktisi Kesehatan)
SUARA UTAMA – Kesehatan payudara merupakan salah satu aspek penting bagi wanita yang sering kali kurang mendapat perhatian. Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah munculnya benjolan pada payudara. Banyak wanita yang merasa takut ketika menemukan benjolan, padahal tidak semua benjolan menandakan kanker. Sebagian benjolan bisa saja berupa kista atau tumor jinak. Namun, tetap saja setiap perubahan pada payudara harus diperhatikan serius, karena kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita di Indonesia. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah SADARI atau Periksa Payudara Sendiri. SADARI dilakukan dengan memeriksa kondisi payudara secara rutin, minimal satu bulan sekali, biasanya beberapa hari setelah menstruasi berakhir ketika payudara tidak dalam kondisi tegang. Dengan SADARI, seorang wanita bisa mengenali bentuk dan kondisi payudara normalnya, sehingga jika suatu saat muncul perubahan seperti benjolan, kulit mengkerut, puting tertarik ke dalam, atau keluar cairan yang tidak biasa, dapat segera disadari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Benjolan pada payudara umumnya teraba keras, tidak nyeri, dan bentuknya tidak beraturan. Namun, gejala lain seperti perubahan warna kulit, adanya cekungan, hingga rasa nyeri berkepanjangan juga tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan dini akan memudahkan tenaga medis untuk menentukan apakah benjolan tersebut jinak atau ganas. Semakin cepat kanker payudara terdeteksi, semakin besar pula kemungkinan penyembuhan, baik melalui operasi, kemoterapi, maupun radioterapi.
Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya ditanamkan sejak usia muda. Banyak wanita merasa enggan atau takut untuk memeriksa karena khawatir menemukan hal yang serius. Padahal, justru dengan memeriksa sejak dini, kesempatan untuk sembuh jauh lebih besar. SADARI adalah langkah sederhana, murah, namun sangat bermanfaat. Dengan mengenali tubuh sendiri, wanita dapat lebih cepat mengambil langkah medis ketika ada tanda-tanda yang mencurigakan.perawatan, dan meningkatkan biaya pengobatan.
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Press Release











