Hari Tani Internasional, KNPB Sampaikan Aspirasi di Tengah Blokade

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Jayapura – Hingga pukul 13:46 WIT, massa aksi yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan elemen masyarakat lainnya masih melakukan aksi damai di putaran taksi Perumnas 3, Waena, Jayapura, dalam rangka memperingati Hari Tani Internasional.

Masyarakat Dogiyai Serahkan Aspirasi Penolakan DOB Mapia Raya ke DPR RI

Massa aksi dilaporkan masih menduduki titik aksi dan secara bergiliran menyampaikan orasi politik dan aspirasi melalui perwakilan wilayah, organisasi, dan gerakan-gerakan sipil yang hadir pada rabu,(24/9).

KADIN Kabupaten Dogiyai Resmi Buka Kantor Baru di Tokapo, Distrik Kamuu

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap berbagai masalah agraria di Papua, termasuk perampasan tanah adat, ekspansi perkebunan sawit, militerisasi wilayah pedesaan, dan kriminalisasi terhadap perjuangan rakyat Papua.

Tingkatkan Disiplin ASN, Satpol PP Dogiyai Gelar RDP dan Raker

Sampai saat ini, aksi berlangsung tertib dan damai, meskipun sebelumnya dilaporkan adanya blokade dari aparat keamanan yang sempat menghadang pergerakan massa menuju titik aksi.

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi
Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:11 WIB

Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:53 WIB

Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Berita Terbaru