Tingkatkan Disiplin ASN, Satpol PP Dogiyai Gelar RDP dan Raker

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai– Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Kerja (Raker) di Moanemani, Dogiyai, Papua Tengah, beberapa pekan lalu. Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi sekaligus penguatan komitmen kedisiplinan di lingkungan kerja Satpol PP.

Salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah penegasan kembali soal kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer. Kepala Satpol PP Dogiyai, Yohanes Butu, menyampaikan bahwa pembenahan internal harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara.

“Saya sebagai pimpinan mengambil langkah ini, khususnya dalam hal kedisiplinan pegawai. Kita mulai dari diri sendiri sebelum menuntut yang lain,” tegas Yohanes.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pimpinan OPD dan seluruh jajaran staf Satpol PP. Dalam forum tersebut, disepakati bersama bahwa ASN yang tidak masuk kantor tanpa keterangan akan diberikan sanksi tegas berupa pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

BACA JUGA :  Dansatgas Bersama Tim Wasev Menanam Pohon Lahan Kosong di TMMD 121 

“Kami sepakat, apabila ASN tidak masuk kantor, maka akan dikenakan sanksi berupa pemotongan TPP, sesuai dengan hasil kesepakatan bersama,” ujar Yohanes, yang juga merupakan mantan Kepala Distrik Mapiha.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil RDP dan Raker ini tidak boleh berhenti sebatas seremonial atau formalitas belaka. Ia berharap seluruh pegawai dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi Satpol PP Dogiyai untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan publik yang maksimal.

Berita Terkait

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 
Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 
Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan
Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT
Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Merangkap Sebagai Ketua Poktan Jaya Abadi 
Tips Mengenal Wartawan Bodrex dan Wartawan Profesional
Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan
Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:20

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 

Senin, 16 Februari 2026 - 18:32

Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 

Senin, 16 Februari 2026 - 09:05

Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:41

Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:21

Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Merangkap Sebagai Ketua Poktan Jaya Abadi 

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:58

Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:43

Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:24

Lagi Lagi Oknum Aslap SPPG Tiris Terkesan Menuduh Team Media Tidak Jelas Saat Konfirmasi Video MBG Sayur Viral

Berita Terbaru