Diduga Telah Terjadi Praktek Tindak Pidana Korupsi di lingkup RSUD Waluyo jati, Peran SPI di Pertanyakan 

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Penuh misteri pengadaan barang dan jasa khususnya Gizi kering dan basah tahun 2024 -2025 di lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo jati Kraksaan Probolinggo Jawa Timur. Dalam pengadaan tersebut terindikasi dugaan praktek tindak pidana korupsi. 09/11/2025.

Pasal nya, anggaran tahun 2024-2025 untuk pengadaan gizi, bahan kering dan basah sampai saat ini masih tertutup. Belum di ketahui pasti berapa besar nya anggaran dan seperti apa proses pengadaan nya?. Melalui sistem E- katalog, LPSE, ataukah penunjukan langsung.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Diduga Telah Terjadi Praktek Tindak Pidana Korupsi di lingkup RSUD Waluyo jati, Peran SPI di Pertanyakan  Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut di ungkapkan nara sumber Media Suara Utama yang meminta agar identitas nya tidak publikasikan. Menurutnya ada kejanggalan dalam pengelolaan gizi bahan kering dan basah.

“Pengelolaan gizi bahan kering dan basah itu perlu di pertanyakan dan berpotensi ada dugaan praktik tindak pidana korupsi. Besar nya anggaran tidak jelas, siapa pengelola nya, dan siapa penyuplai nya. “Ucap nya.

Ia juga mempertanyakan proses lelang terbuka perihal pengadaan gizi tersebut. Bahkan ia mempertanyakan peran kepegawaian dan Satuan Pemeriksa Internal (SPI) di lingkup RSUD Waluyo jati.

“Pengadaan gizi bahan kering dan basah juga tidak jelas apa melalui tender (lelang terbuka) dengan E- katalog, LPSE, atau PL?. Oleh karenanya, kami mempertanyakan peran SPI itu apa di RSUD Waluyo jati. “Tegas nya.

Sementara oknum kepala intalasi gizi RSUD Waluyo jati “DI” hingga berita di terbitkan belum menjawab konfirmasi media melalui pesan singkat jejaring sosial watshap pada tanggal 08 November 2025. Perihal pengadaan gizi bahan kering dan basah. Berapa besar anggaran nya?. Seperti apa metode lelang nya?. melalui sistem E-katalog,LPSE atau PL?.

BACA JUGA :  CV Amanila Prima Pilih Diam Membisu Prihal Surat Pengaduan Ke Pemerintah kabupaten Probolinggo 

Selanjut team media mengkonfirmasi oknum kepala bidang penunjang “SG” melalui jejaringan sosial yang sama pada tanggal yang sama dan perihal yang sama. Namun, ia berjanji akan menjawab ke esokan hari nya. “Wa, alaikum salam wr wb, besuk njih datanya pastinya ,karena menyangkut angka dan sistem. Maaf masih diatas. “Jawab nya.

Dikarenakan ke esokan harinya, Minggu tanggal 09 November 2025, sekira jam 09 54 wib. Team media belum mendapatkan jawaban. Maka team media mengkonfirmasi nya kembali melalui jaringan yang sama. Namun, sangat di sayangkan team media belum mendapatkan jawaban hingga berita di terbitkan.

Informasi yang di himpun oleh team media sebagai pemenang tender (pemenang pengadaan) adalah CV Diaz Angenering. Namun, pihak CV tersebut di informasikan telah tidak di pakai lagi mulai sekitar 4 bulan yang lalu. “RS” mengaku tidak ada kegiatan bahan kering di RSUD Waluyo jati.

“Waalaikum salam. Maaf saya sudah tidak ada kegiatan bahan kering di RSUD Waluyo jati. Kalau urusan itu silahkan sampean tanya langsung ke rumah sakit. “Jawab nya di sertakan emoji minta maaf.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola
Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik
Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus
Moekajat Fun Camp 2025 #1 Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Keluarga Lintas Generasi
FES 2025 Dorong Kolaborasi Positif Generasi Muda Lewat Sport, Expo, dan SEKSOS
Oknum BRI Unit Banyuanyar Bungkam, Diduga Tidak Profesional Karepe Dewe
Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:11 WIB

Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:13 WIB

Moekajat Fun Camp 2025 #1 Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Keluarga Lintas Generasi

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:54 WIB

FES 2025 Dorong Kolaborasi Positif Generasi Muda Lewat Sport, Expo, dan SEKSOS

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:25 WIB

Oknum BRI Unit Banyuanyar Bungkam, Diduga Tidak Profesional Karepe Dewe

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:50 WIB

Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata

Berita Terbaru