Diduga Ada Dua Kubu Dalam Pengelolaan PKL Gelora Merdeka Kraksaan SAE, Pemda di Minta Tegas

- Publisher

Senin, 5 Januari 2026 - 19:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Warga Masyarakat asal wilayah kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur, menanggapi polemik yang ada di Gelora Merdeka Kraksaan (GMK). Informasi yang yang beredar dalam pengelolaan para PKL diduga terdapat dua kubu. Kubu paguyuban dan kubu sekelompok PKL. Sehingga sering muncul konflik dan tidak kondusif. 05/01/2026.

Menanggapi hal tersebut “AD” yang mengaku dirinya petani asal wilayah kecamatan Tiris. Ia meminta pemerintah kabupaten Probolinggo harus tegas siapa yang berhak untuk mengelola PKL melalui MOU. Menurut nya, uang yang di gunakan untuk membangun GMK, adalah uang masyarakat kabupaten Probolinggo.

“Gelora Merdeka Kraksaan di bangun menggunakan uang kami, jadi semua masyarakat kabupaten Probolinggo, punya hak untuk ikut andil mendukung program pemerintah. Jangan sampai di kaitkan dengan kepentingan pribadi kelompok atau golongan. Pemerintah harus tegas untuk mengambil kebijakan. Jika perlu buat perda, agar retribusi nya jelas. “Tegas nya.

Ia juga menyinggung viral nya video di group whatsap dan tiktok, yang diduga ada oknum meminta uang kepada para PKL.Video tersebut menuai pro dan kontra. Menurutnya, informasi yang beredar, ada dua versi. Versi pertama, untuk kegiatan santunan anak yatim. Versi kedua, hasil nya untuk musisi.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

“Kami sebagai masyarakat awam, bisa di bilang orang tani totok. Terkait video yang viral, apakah permintaan uang kepada para PKL di sebut pengemis, pengamen, pungli ataukah sudah mendapat restu dari pemerintah kabupaten Probolinggo?. GMK di bangun bertujuan untuk menertibkan dan kesejahteraan para PKL. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Senada di katakan salah satu warga kabupaten Probolinggo “AM” Ia mengaku beberapa kali mengunjungi GMK. Ia berharap ada solusi atau kebijakan pemerintah kabupaten Probolinggo yang berpihak kepada para PKL.

“Kami sebagai warga masyarakat kabupaten Probolinggo sangat berharap, kebijakan dan tegasan instansi terkait. Agar para PKL dapat berjualan dengan tenang dan nyaman. Entah itu mau di kelola pemerintah, paguyuban, atau mau di pihak ketigakan. Kasian para PKL. “Ucap nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand